Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA terpilih menjadi anggota Dewan Eksekutif UNESCO periode 2017-2021, dalam pemilihan yang dilaksanakan di sela Sidang Umum ke-39 negara anggota Unesco di Paris, Perancis, pada Rabu (8/11). Unesco (United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organizations) adalah badan khusus PBB yang menangani isu-isu pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Dewan Eksekutif (DE) sendiri bertugas mengawasi pelaksanaan tanggung jawab Unesco, dan memastikan terlaksananya keputusan-keputusan Sidang Umum negara anggota Unesco.
Selain Indonesia, lima negara lain dari Asia Pasifik juga terpilih menjadi anggota DE, yaitu Bangladesh, Filipina, India, Jepang, dan RRT. Dalam pemilihan itu, Indonesia meraih suara dukungan terbanyak ke tiga, setelah Jepang dan India. Delegasi RI dalam Sidang Umum ke-39 dipimpin oleh Mendikbud, Muhadjir Effendy.
Terpilihnya RI menjadi anggota Dewan Eksekutif Unesco menjadi bukti pengakuan dunia terhadap kemajuan nasional di bidang pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan. Menjadi anggota DE juga adalah perwujudan diplomasi RI yang mengedepankan manfaat bagi bangsa.
Dengan menjadi anggota Dewan Eksekutif Unesco, Indonesia memiliki kewenangan untuk memantau program kerja Unesco dan mengupayakan agar lebih banyak manfaat yang dapat diraih Undonesia.
Indonesia, sebagai contoh, memiliki cagar alam dan cagar budaya yang masuk Daftar Warisan Dunia Unesco, seperti Candi Borobudur dan Taman Nasional Ujung Kulon. Unesco dapat didorong untuk lebih mengedepankan penguatan kapasitas SDM, yang tentunya dibutuhkan RI dalam merawat kekayaan alam dan budaya nasional.
Di bidang pendidikan, Presiden Joko Widodo adalah salah satu penggagas dibentuknya Komisi Pendidikan dunia. RI akan dapat mengupayakan penajaman kegiatan Unesco di bidang pendidikan, seperti penguatan kapasitas dan pertukaran praktik yang baik, sehingga mendukung prioritas nasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan bangsa.
Indonesia juga aktif memantau potensi terjadinya tsunami di Samudera India, melalui kerja sama di bawah Komisi Oseanografi Unesco, yang diharapkan akan semakin dinamis melalui keanggotaan RI di Dewan Eksekutif ehingga dapat mendukung kebijakan pemerintah dalam mencegah bencana.(RO/OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved