Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Azyumardi Terima Penghargaan The Order of the Rising Sun: Gold and Silver Star dari Jepang

MICOM
07/11/2017 12:45
Azyumardi Terima Penghargaan The Order of the Rising Sun: Gold and Silver Star dari Jepang
(Ist)

AZYUMARDI Azra, guru besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, menerima penghargaan 'The Order of the Rising Sun: Gold and Silver Star' dari pemerintah Jepang hari ini. Penghargaan tersebut merupakan salah satu penghargaan tertinggi yang diberikan Jepang kepada tokoh non-Jepang,

Gold and Silver Star disematkan langsung oleh Kaisar Akihito di Istana Imperial Tokyo. Sedangkan keputusan pemberian penghargaan dan sertifikàt disampaikan Perdana Menteri Shinzo Abe.

Dalam kutipan keputusan penganugerahan penghargaan, Azra disebutkan telah 'memberikan kontribusi penting dalam meningkatkan pertukaran akademis dan saling pengertian antara Jepang dan Indonesia. Azra ketika menjabat Rektor UIN Jakarta (1998-2006) adalah inisiator program Japan-Indonesia Friendship Memorial untuk pembangunan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Syarif Hidayatullah (2003-2006), dan juga inisiator program kunjungan kiyai muda pimpinan pesantren ke Jepang selama dua pekan (terselenggara sejak 2004 sampai sekarang).

Selain itu, Azra yang pernah menduduki jabatan Deputi Kesra pada Sekretariat Wakil Presiden RI (2007-2009) dan kini Staf Khusus Wapres RI Bidang Reformasi Birokrasi, juga menjadi narasumber dalam berbagai konperensi dan dialog yang disponsori Sasakawa Peace Foundation Tokyo untuk perdamaian dan demokrasi berdasarkan pengalaman Indonesia di Amman, Doha, Kuala Lumpur, Jakarta dan Brussel.

"Saya merasa senang dan tersanjung ya, bukan hanya pribadi lebih-lebih lagi sebagai anak bangsa Indonesia. Tak mengira dapat penghargaan tertinggi untuk warga sipil non-pejabat pemerintah/militer," ujar Azra.

Tidak banyak tokoh Indonesia yang menerima penghargaan The Order of the Rising Sun: Gold and Silver Star. Diantaranya Prof Zuhal, mantan rektor Universitas Al Azhar Indonesia. Prof Zuhal yang juga mantan Menristek dan Kepala BPPT itu mendapat penghargaan tersebut atas konstribusinya bagi peningkatan pertukaran teknologi dan personil antara Indonesia dan Jepang.

Satu lagi, Drs Wisber Loeis, mantan Dubes RI untuk Jepang. Wisber yang juga mantan Executive Director, ASEAN Foundation ini memberikan konstribusi bagi peningkatan persahabatan antara Indonesia dan Jepang serta antara negara-negara ASEAN dan Jepang. (OL-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Soelistijono
Berita Lainnya