Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Tarumanagara (Untar) meraih akreditasi institusi A yang diumumkan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Dengan demikian, Untar menjadi salah satu perguruan tinggi swasta (PTS) bereputasi nasional yang patut diperhitungkan.
Keputusan akreditasi institusi A untuk Untar tertuang dalam Surat Keputusan (SK) No 3123/SK/BAN-PT/Akred/PT/IX/2017. Atas pencapaian itu, di masa depan Untar akan menjaga budaya akademik yang sehat di dunia pendidikan tinggi.
“Kami bersyukur atas prestasi dan reputasi meraih akreditasi institusi A berkat dukungan semua jajaran akademik dan keluarga besar Untar. Tentu ini akan kami jaga dan pertahankan,” kata Rektor Untar Prof Dr Agustinus Purna Irawan pada acara media gathering menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-58 Untar di kampus Untar, Jakarta, kemarin (Kamis, 28/9).
Selain Untar, pada tahun ini perguruan tinggi lain yang mendapat akreditasi institusi A ialah Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Trisakti. Sementara itu, pada 2016 terdapat sembilan perguruan tinggi yang mendapat akreditasi institusi A, yaitu Akademi Kepolisian (Akpol), Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, STIE Perbanas Surabaya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Mercu Buana, Institut Teknologi Telkom Bandung, Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, dan Universitas Muhammadiyah Prof Dr HAMKA (UHAMKA) Jakarta.
Agustinus yang juga guru besar Fakultas Teknik Untar itu mengemukakan, untuk mencapai akreditasi institusi A, mereka harus melalui proses yang ketat meliputi 101 butir penilaian serta tujuh standar dalam pengelolaan dan mewujudkan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “Unsur penjaminan mutu oleh BAN PT menjadi kriteria yang amat ditekankan dalam penilaian akreditasi ini,” ungkapnya.
Ia menjelaskan pencapaian itu juga sekaligus sebagai kado istimewa bagi keluarga besar Untar yang akan merayakan HUT ke-58 pada 1 Oktober mendatang. Namun, Agustinus mengakui mempertahankan prestasi tersebut dalam lima tahun ke depan bukan hal yang mudah.
“Ini menjadi amanah buat kami dalam menjaga kepercayaan publik sehingga menjadi lebih berat untuk terus meningkatkan kualitas akademik kampus kami,” ujarnya. Ia menambahkan, budaya akademik dunia kampus harus dijaga dengan baik dari pengaruh negatif, antara lain kasus plagiarisme di kalangan perguruan tinggi yang merebak belakangan ini. (Bay/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved