Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PUBLIC relations (PR), atau hubungan masyarakat (humas), sangat dibutuhkan dan penting guna membangun dan menjaga saling pengertian antara organisasi, stakeholder, dan masyarakat umum. Tujuannya menyangkut tiga hal, yaitu reputasi, citra, dan komunikasi mutual benefit relationship.
“Untuk berkomunikasi dengan publik, PR juga mendekatkan diri dengan media, baik melalui iklan, media sosial, ataupun menyediakan informasi mengenai perkembangan organisasi terkini,” kata PR & Publicity Manager Metro TV Henny Puspitasari dalam kuliah umum Departemen Ilmu Komunikasi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Diponegoro (Undip), Semarang, Jawa Tengah, kemarin.
Di depan puluhan mahasiswa, Henny yang membawakan kuliah umum dengan topik Manajemen branding industri TV berita menekankan bahwa PR perlu juga menyediakan layanan informasi berupa contact center bagi stakeholder ataupun masyarakat umum yang ingin menyampaikan keluhan dan pertanyaannya di bidang layanan organisasi.
“Public relations berfungsi untuk mengetahui dan mengevaluasi opini-opini publik yang berkaitan dengan organisasi serta memanfaatkan komunikasi sebagai media untuk memberikan informasi yang sesuai dengan fakta. Penyampaiannya dilakukan dengan cara-cara yang baik dan benar untuk mengarahkan opini publik ke arah yang diharapkan,” katanya.
Ia juga mengungkapkan ada empat indikator yang dapat dipakai untuk menaksir seberapa kuat reputasi suatu perusahaan. Di antaranya, daya saing perusahaan dalam menjual produk atau jasa layanan dengan kualitas premium pada kurun waktu lama.
“Hal lainnya kesanggupan perusahaan dalam merekrut dan mempertahankan key persons yang berkualitas serta konsistensi perusahaan dalam mendapatkan dukungan words of mouth (WOM) berupa rekomendasi positif dan keberpihakan publik,” katanya. (HT/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved