Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
PANTAUAN hot spot (titik panas) di seluruh Indonesia hingga hari Minggu (24/9) menunjukkan jumlah yang semakin menurun. Berdasarkan laporan pukul 20.00 WIB, tercatat hanya ada 2 titik panas di seluruh Indonesia, yaitu di Kalimantan Barat 1 titik dan di Kalimantan Utara 1 titik.
Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Hutan dan Lahan melaporkan kondisi cuaca di beberapa wilayah rawan kebakaran menunjukkan cuaca mendung, berawan, dan hujan. Kondisi tersebut sangat membantu Brigade Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK dan Manggala Agni dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
"Dengan adanya cuaca yang mendung dan bahkan hujan, wilayah-wilayah yang rawan terbakar akan memperkecil potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan," ujar Raffles B. Panjaitan, Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan, di Jakarta, Senin (25/9).
Raffles menegaskan kondisi ini tidak akan membuat pemerintah lengah. Pemantauan terus dilakukan. Mulai dari pemantauan cuaca, pemantauan hot spot, dan juga aksi di lapangan seperti pendekatan yang intensif ke masyarakat dan patroli.
Posko Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan KLHK mencatat total hot spot sejak 1 Januari sampai dengan 24 September 2017, berdasarkan hasil pantauan satelit NOAA19 adalah sebanyak 2.259 titik. Sedangkan pada periode yang sama di tahun 2016, jumlah hot spot sebanyak 3.220 titik. Terdapat penurunan jumlah hot spot sebanyak 961 titik atau 29,84%.
Sementara berdasarkan pantauan satelit TERRA AQUA (NASA) confidence level >80%, total hot spot sebanyak 1.584 titik, sedangkan pada periode yang sama tahun 2016 jumlah hot spot sebanyak 3.464 titik. Terdapat penurunan jumlah hot spot sebanyak 1.880 titik atau 54,27%. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved