Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Bertumbuh dan Berkembang tidak Terbatas

Retno Hemawati
22/9/2017 06:50
Bertumbuh dan Berkembang tidak Terbatas
(MI/ARYA MANGGALA)

PADA Big Circle episode 26 dibahas tema khusus yang menarik, yakni Limitless Campus yang diinisiatori Rene Suhardono. Limitless Campus ialah platform belajar lifeskill.

Pada batch 1 Limitless Campus September 2016 telah mengurasi 30 anak muda dari jumlah pendaftar 424 orang. Sebanyak 30 anak ini belajar di Limitless Campus tentang paham diri, kenali sekitar, dan ambil peran.

Tamatan Limitless Campus mengerjakan self-project sesuai dengan strength, potential, dan concern masing-masing. Dalam proses, mereka dibantu coach dan mentor untuk tumbuh kembang optimal sebagai individu dan dibantu untuk membuat proyek mereka nyata.

Host Andy F Noya bersama Amanda Zevannya akan berdiskusi bersama para narasumber, yaitu Rene Suhardono (Founder Limitless Campus), Qaedi Fuadillah (Ruang Warna), Peggy Putri (coach), Rizky Ambardi (Hybrid Solar Panel), Didi Mudita (coach), Lintang Gustika & Fidella Anandita (Co-Founder Limitless Campus), dan Andhy Koesnandar (Founder Cermati). Kali ini, mereka didampingi mentor Danton Sihombing (brand consultant) yang akan memberikan banyak insight kepada narasumber.

Kelas kreatif
Yang dibahas pertama ialah Ruang Warna. Ruang Warna ialah ruang anak Indonesia untuk senang belajar, berani berekspresi, dan ceria berkarya.

Ruang Warna merupakan usaha untuk mendorong sisi kreativitas anak-anak lewat seni dan berbagai media belajar yang seru. Sasaran utama dari gerakan ini ialah anak-anak marginal dan daerah yang belum mendapatkan akses luas dalam mencoba media belajar yang variatif.

Untuk mendukung usaha ini, ruang warna membuka kelas-kelas kreatif dan membuat modul yang menjadi panduan anak dalam menggali potensinya.

Ruang Warna terbentuk dalam Limitless Campus yang merupakan gabungan dari dua gerakan yang berbeda, yaitu Serdadu Semut yang berfokus dalam waste management dan Kelas Matahari berfokus ke dalam pelatihan seni.

Karena dirasa mempunyai core yang sama, akhirnya menjadi satu dengan nama Ruang Warna.

Memanfaatkan matahari
Lulusan Teknik Kimia, Institut Teknologi Bandung, Rizky Ambardi, 26, mampu mengolaborasikan energi matahari dan energi diesel untuk kebutuhan listrik di area terpencil atau pedalaman.

Dia mampu menghasilkan energi solar panel yang dinamakan hybrid solar panel. Itu berawal dari diskusi dengan dosen dan mencoba melanjutkan apa yang terkendala oleh dosennya saat mengembangkan ini.

Energi solar panel ini bisa diaplikasikan di daerah terpencil yang sulit akan listrik dengan memanfaatkan energi matahari yang dapat juga dikombinasikan dengan diesel. (H-1)

[email protected]



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya