Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Penyebab Mual belum Diketahui

20/9/2017 09:25
Penyebab Mual belum Diketahui
(MI/SISWANTINI SURYANDARI)

PANITIA Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi belum bisa menyimpulkan penyebab 23 jemaah Kloter BTH 17 Embarkasi Batam mual dan muntah pada Minggu (17/9).

“Dari 23 jemaah, empat diinfus. Dari empat orang yang diinfus, satu orang dibawa ke KKHI. Namun, pada hari ini kondisi seluruh jemaah sudah membaik. Jemaah yang dirawat di KKHI sudah diperbolehkan pulang,” kata Kasi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Madinah Edi Supriyatna di Kantor KKHI Madinah kepada wartawan Media Indonesia Siswantini Suryandari, Senin (18/9).

Menurut laporan tim kesehatan kloter, kejadian dialami jemaah setelah asar sekitar pukul 16.00 waktu Arab Saudi di Masjid Nabawi.

Apabila melihat gejalanya, ada dugaan makanan atau minuman tercemar bakteri. “Perlu dicek juga 6 jam sebelum kejadian, para jemaah ini makan apa saja,” kata Edi.

Beberapa jemaah yang sudah pulih mengalami diare 3 jam setelah makan.“Sebelum makan siang, saya minum jus apel pemberian dari Mekah. Perut saya mulas dan diare,” kata Kia Manggi Saidun, 76.

Kia sempat diinfus pada Minggu (17/9) siang dan telah dilepas pada Senin (18/9) pagi. Lima teman sekamar Kia juga mengonsumsi makanan yang sama, tetapi tidak mual, muntah, dan diare. “Mungkin jus apel terlalu asam.”

Jemaah lainnya, Destrial Anas dan Erna Yanis, mengalami hal sama tetapi mereka tidak diinfus.

Seksi Katering PPIH Daker Madinah langsung mengecek perusahaan katering Al Yassirah Al Arabia Co for Catering yang memasok logistik pada hari itu bersama Tim Promotif dan Preventif KKHI Madinah.

General Manager Al Yassirah Al Arabia Co for Catering Donny Syarif Pramono, saat bertemu tim dari Daker Madinah, membenarkan setelah kejadian itu, pihaknya ditelepon PPIH Madinah. “Cuma anehnya, dalam sehari itu perusahaan katering kami ini menyalurkan 3.600 paket makan siang untuk enam kloter pada hari itu (pada kejadian), tapi mengapa yang keracunan 23 orang,” keluh Donny. (H-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya