Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Paramabira Siap Harumkan Indonesia di Belgia

19/9/2017 08:42
Paramabira Siap Harumkan Indonesia di Belgia
(PARAMABIRA)

PERSIAPAN matang terus dilakukan 37 pemuda-pemudi yang tergabung dalam Paduan Suara Mahasiswa Bina Nusantara (Paramabira). Hal itu mengingat pada 7-8 Oktober mendatang mereka akan mewakili Indonesia untuk mengikuti lomba paduan suara Maasmechelen di Belgia.

“Persiapan, tantangannya banyak banget, apalagi mahasiswa kita punya jadwal kuliah dan ada juga yang sudah magang. Sejak Agustus latihan rutin hampir setiap hari hingga menjelang konser nanti,” ujar Ketua Paramabira, Hana Dessy Natalia, dalam Pre-competition Concert Paramabira di Balai Resital Kertanegara, Jakarta, Minggu (17/9).

Meski banyak tantangan, lanjut Hana, semangat dan optimisme tetap mereka miliki untuk dapat tampil maksimal di kompetisi tersebut. Harapan akan membawa pulang kemenangan selalu menjadi pembakar semangat terbesar untuk terus berlatih.

“Kami nanti berangkat pada 2 Oktober. Akan ada dua kategori yang kami ikuti di sana. Mix choir dan male choir,” ujar Hana.

Music conductor dan pelatih Paramabira, Rainier Revireino, mengatakan upaya terbaik terus dilakukan untuk menyukseskan impian para anggota Paramabira, yakni mengharumkan nama Indonesia melalui kompetisi tersebut.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif. Dalam paduan suara, anak muda dilatih untuk disiplin, kerja keras, kerja sama, dan toleransi yang tinggi. Semua punya latar belakang beda, tapi bagaimana caranya untuk bisa kompak,” ujar Rainier.

Dikatakan Rainier, saat ini paduan suara di Indonesia sudah semakin populer. Semakin banyak berdiri kelompok paduan suara beranggotakan anak-anak muda. Tidak sedikit pula dari mereka yang memenangi kompetisi internasional.

“Di dunia, paduan suara Indonesia juga semakin dipandang. Bila sebelumnya negara asal Asia yang terkenal paduan suaranya hanya beberapa seperti Filipina dan Thailand, kini Indonesia juga demikian. Trennya meningkat sejak 2010.”

Dalam kompetisi di Belgia nanti, Paramabira akan membawakan 15 lagu. Beberapa tema lagu ditentukan juri, yakni lagu berbahasa asing dari zaman Renaisans. Selain itu, beberapa lagu Nusantara juga akan turut dibawakan dua tim yang akan berlomba, di antaranya Lingsir Wengi dan Yamko Rambe Yamko. (Pro/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Vicky
Berita Lainnya