Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang II dari Mekah ke Madinah, hingga kemarin, Hotel Zamzam Pullman Madinah yang menjadi salah satu tempat penginapan jemaah masih menolak masuknya katering yang dikontrak Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH).
“Saya belum tahu apa penyebabnya. Yang saya dengar pihak hotel sanggup menyediakan makanan fullboard untuk para jemaah, tapi kami tidak mau karena kami sudah mengontrak perusahaan katering di Madinah untuk melayani jemaah haji Indonesia,” kata Kasie Katering PPIH Arab Saudi Daerah Kerja Madinah, Iin Kurniawati Hamidah, di Kantor Daker Madinah, kemarin.
Ia pun meminta majmuah (asosiasi hotel) mengatasinya. “Kalau misalnya mereka keberatan soal kebersihan atau mengganggu kenyamanan di lobi, ya kami bisa atasi. Tapi sampai sekarang tidak pernah diungkapkan apa yang menjadi persoalan sehingga mereka keberatan. Padahal saat jemaah gelombang I, hotel itu tidak masalah ada katering dari luar masuk,” tambahnya.
Pada bagian lain, Kasie Perumahan Ihsan Faisal mengungkapkan saat penempatan jemaah gelombang I di Madinah ada beberapa hotel yang awalnya keberatan, tapi bisa diatasi. Contohnya ada hotel yang keberatan layanan katering masuk ke lobi, solusinya lewat basement.
“Cuma yang ini belum tahu. Kejadian seperti ini pernah terjadi dua tahun lalu. Ternyata pihak hotel minta charge (pembayaran) untuk masuknya katering dari luar,” ungkap Ihsan seperti dilaporkan wartawati Media Indonesia Siswantini Suryandari dari Madinah.
Untuk kali ini Ihsan menduga Hotel Zamzam Pullman juga akan meminta charge. “Ya itu urusan majmuah karena mereka yang mengatur sewa hotel di Madinah,” ujarnya.
Pada gelombang II, ada 103.793 jemaah dari 256 kloter akan datang dari Mekah ke Madinah secara bertahap pada 12-21 September. Untuk kedatangan awal pada 12 September esok, ada 16 kloter yang akan tiba di Madinah. Seluruh jemaah akan tinggal di hotel-hotel yang jaraknya kurang dari 600 meter dari Masjid Nabawi. Mereka akan menjalankan ibadah salat Arbain selama 8-9 hari di Masjid Nabawi. (H-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved