Headline
Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.
Kumpulan Berita DPR RI
Hitler memerintahkan agar pembunuhan sistematik terhadap mereka yang cacat mental dan jasmani diakhiri karena protes di dalam Jerman.
Pada 1939, Kepala Departemen Euthanasia dr Viktor Brack mengawasi pembuatan program T4 yang dimulai sebagai pembunuhan sistematik anak-anak yang dianggap cacat secara mental.
Anak-anak itu dipindahkan dari seluruh Jerman ke Departemen Psikiatri Khusus Pemuda, lalu dibunuh. Belakangan, beberapa kriteria tertentu diciptakan bagi anak-anak non-Yahudi.
Mereka harus besertifikat sakit secara mental, skizofrenia, atau tidak mampu bekerja untuk satu alasan dan yang lainnya. Program seperti itu tidak menuai waktu yang lama untuk memunculkan protes di dalam Jerman.
Terutama dari kalangan dokter dan pendeta. Beberapa bahkan memiliki keberanian untuk menulis langsung ke Hitler dan mengatakan program itu sesuatu yang biadab.
Akhirnya pada 1941, Uskup Count Clemens von Galen melaporkan program itu dari mimbarnya. Hitler tidak membutuhkan publisitas seperti itu.
Ia memerintahkan program itu ditunda setidaknya di dalam Jerman. Namun, keputusan itu telah menghilangkan nyawa 50 ribu orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved