Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

500 Bus Siap Antar Jemaah Haji dari Madinah ke Mekah

Siswantini Suryandari
06/8/2017 07:08
500 Bus Siap Antar Jemaah Haji dari Madinah ke Mekah
(Tim Transportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi meninjau persiapan bus pengantar jemaah haji Indonesia dari Madinah ke Mekkah dI KM 9 Madinah, Jumat (4/8). -- MI/iswantini Suryandari)

SEBANYAK 500 bus siap mengantar sekitar 100 ribu jemaah haji asal Indonesia dari Madinah ke Mekah untuk melaksanakan prosesi ibadah haji.

Kepala Subtransportasi Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Subhan Cholid mengatakan enam perusahaan pemenang lelang telah dikontrak PPIH.

“Bus yang disediakan ialah keluaran 2013-2017,” kata Subhan saat pengecekan bus transportasi haji di Km 9 Madinah, kemarin sore waktu setempat.

Seperti dilaporkan wartawati Media Indonesia Siswantini Suryandari dari Madinah, setiap bus memiliki 49 tempat duduk, pendingin udara, charger untuk telepon seluler, toilet, GPS, dan kulkas mini. Mayoritas sopir bus itu berasal dari Indonesia yang bermukim di Arab Saudi.

“Bus-bus itu akan melakukan 3.325 trip dari Madinah ke Mekah. Sistemnya selama dua hari ke Mekah dan pada hari ketiga baru kembali ke Madinah mengambil jemaah untuk dibawa ke Mekah,” kata Subhan.

Untuk transportasi bus itu, PPIH mengacu pada jumlah jemaah, bukan kuantitas bus.

“Pokoknya kami mengontrak banyaknya jemaah yang harus diangkut dari Madinah ke Mekah. Perusahaan bus tinggal menghitung sendiri berapa bus yang disediakan,” terang Subhan.

Kemarin, sembilan bus akan membawa satu kelompok terbang (kloter) yang terdiri atas 389 jemaah dari Medan, Sumatra Utara, (MES 01) dari Madinah ke Mekah. Pada hari ini 13 kloter akan bergerak dari Madinah ke Mekah.

Salah seorang pemilik perusahaan jasa transportasi, Izhoom, menyambut gembira kedatangan jemaah haji Indonesia ke Tanah Suci.
“Kami siap melayani para jemaah untuk menjalankan ibadah haji dan kembali ke Tanah Air dengan selamat dan menjadi haji mabrur,” harapnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga kemarin pagi, tercatat 53.641 jemaah sudah memadati Kota Madinah. Jumlah itu terdiri atas 52.981 jemaah dan 660 petugas kloter. Mereka terbagi dalam 132 kloter yang berangkat dari Tanah Air sejak 28 Juli dan mendarat di Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Sementara itu, seorang jemaah haji asal Tulungagung, Jawa Timur, Supono Suseno Satari bin Suseno, 53, meninggal dunia di Madinah.

“Almarhum meninggal di halaman Masjid Nabawi menjelang salat Subuh karena serangan jantung,” terang Kasi Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daker Madinah Edi Supriyatna.

Supono ialah anggota kloter 7 embarkasi Surabaya, Jawa Timur (SUB 07). Dengan demikian, jemaah haji asal Indonesia yang wafat di Madinah Al Munawwarah berjumlah sembilan orang. (N-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik