Headline
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Presiden mengecam keras tindakan keji yang menyebabkan gugurnya para prajurit TNI.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mencegah terulangnya tragedi Mina, Muasasah atau Kementerian Urusan Haji untuk Wilayah Asia Tenggara meminta semua negara, termasuk Indonesia, memberangkatkan jemaah ke Mina lebih awal.
Keputusan itu disepakati dalam pertemuan muasasah se-Asia Tenggara di Mekah, Minggu (30/7) malam, yang dipimpin Kepala Muasasah Urusan Haji Arab Saudi untuk Asia Tenggara Yousif A Jaha. “Saya juga meminta jemaah haji mematuhi jadwal yang sudah ditetapkan,” kata dia seperti dilaporkan wartawan Media Indonesia Siswantini Suryandari dari Madinah, kemarin.
Dua tahun lalu, terjadi desak-desakan ketika jutaan jemaah berjalan menuju Jembatan Jamarat di Mina untuk melempar jumrah. Insiden pada 24 September 2015 tersebut menewaskan 769 orang, dengan 103 korban di antaranya jemaah Indonesia. Tragedi ini yang terbesar kedua setelah insiden yang sama pada 1990 yang menelan korban 1.426 jiwa.
Dalam menanggapi keputusan tersebut, Kepala Daerah Kerja Mekah Nasrullah Jasam menyatakan pemberangkatan jemaah dari hotel ke Mina nanti akan berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Bila tahun lalu pemberangkatan jemaah ke Mina dengan cara undian, untuk tahun ini pemberangkatan akan dilakukan per lantai di hotel masing-masing,” ujar Nasrullah.
Dengan demikian, seluruh jemaah Indonesia diharapkan bisa berangkat ke Mina sesuai dengan jadwal. Seluruh jemaah haji Indonesia sudah berkumpul di Mekah paling lambat 30 Agustus. “Atau satu hari sebelum puncak haji,” tegasnya.
Nasrullah juga menekankan, untuk mencegah terjadinya kebakaran di hotel seperti tahun lalu, pihaknya telah memberikan pengetahuan mendasar tentang keamanan kepada seluruh jemaah. “Kami juga pasang imbauan di setiap lantai hotel agar jemaah tidak memasak dan merokok di kamar,” kata dia.
Menurut jadwal, puncak haji, yakni wukuf di Arafah, akan berlangsung pada 31 Agustus 2017. Hingga kemarin, total jemaah Indonesia yang sudah tiba di Madinah sebanyak 1.653 orang yang tergabung dalam 35 kelompok terbang. (X-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved