Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
TINGKAT konsumsi masyarakat yang tinggi atas berbagai kebutuhan hidup membawa konsekuensi buruk bagi lingkungan.
Oleh karena itu, dibutuhkan produk-produk pasar rendah emisi melalui perubahan pola konsumsi dan produksi yang berkelanjutan (sustainable consumption and production/SCP).
Menurut Direktur Policy, Sustainability, and Transformation WWF Indonesia Aditya Bayunanda, masyarakat sebagai konsumen perlu mengubah perilaku konsumsi menjadi bertanggung jawab.
Ia meyakini pola SCP dapat menjadi solusi untuk permasalahan lingkungan.
"SCP artinya menjauhi produk yang terkait dengan perusakan lingkungan," kata dia dalam peluncuran proyek Sustainable Consumption and Production Thailand, Indonesia, dan Filipina (SCP TIP) di Jakarta, kemarin.
Dalam kesempatan sama, Kepala Bidang Standardisasi Produk Pusat Standardisasi Lingkungan dan Kehutanan (Pustanlinghut) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nurmayanti menyatakan penciptaan pasar yang menghasilkan barang-barang rendah emisi perlu terus didorong.
"Masyarakat membutuhkan produk ramah lingkungan, harus ada ketersediaannya dari pasar," tegasnya.
Menurutnya, pemerintah sudah menjalankan SCP sebagai bagian dari kerangka Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG's) yang berkaitan dengan mitigasi perubahan iklim.
Saat ini pemerintah tengah fokus menggarap pola produksi berkelanjutan dengan menggandeng sektor bisnis.
Program SCP KLHK diluncurkan empat tahun lalu.
Menurut Nurmayanti, saat ini pelaksanaannya sudah mengalami kemajuan.
Salah satu contoh SCP ialah penerapan ekolabel, yakni pengategorian produk-produk pasar yang ramah lingkungan misalnya produk yang bahannya mudah terurai.
Nurmayanti mengatakan sejumlah produk kertas dan plastik sudah menerapkan ekolabel. Selain ekolabel, ada program eco-office yang bisa diterapkan di kantor-kantor dengan menghemat penggunaan energi dan air.
Executive Director Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD) Budi Santosa menyatakan sektor bisnis memang perlu menjalankan usaha dengan prinsip berkelanjutan dan ramah lingkungan.
"Private sector perlu berproduksi secara bertanggung jawab. Mulai produksi, distribusi, hingga urusan supply chain demi mengakomodasi keinginan konsumen," jelasnya.
Terkait dengan peluncuran SCP ITP, Campaign and Mobilization Manager WWF Indonesia Dewi Satriani mengatakan WWF akan membantu pengintegrasian pola konsumsi dan produksi berkelanjutan di Tanah Air yang secara khusus menyasar sektor agrobisnis, terutama perkebunan sawit. (Dhk/H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved