Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Pemerintah Tambah Tiga Jenis Vaksin

Ind/H-5
03/7/2017 02:46
Pemerintah Tambah Tiga Jenis Vaksin
(MI/Ramdani)

KEMENTERIAN Kesehatan akan menambah beberapa jenis vaksin untuk masuk ke program nasional imunisasi dasar lengkap secara bertahap.

Ketiga vaksin itu ialah measles rubella (MR), vaksin pneumococcus, dan vaksin human papillomavirus (HPV).

M Subuh, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, mengatakan vaksin MR akan menggantikan vaksin campak dan MR yang sudah lama kosong.

Vaksin MR sudah diberikan pada 2017 dan akan bertahap sebelum sepenuhnya masuk program imunisasi nasional.

Imunisasi MR diberikan untuk melindungi anak Indonesia dari penyakit kelainan bawaan seperti gangguan pendengaran, gangguan penglihatan, kelainan jantung, dan retardasi mental yang disebabkan adanya infeksi rubella pada saat kehamilan.

Imunisasi pneumococcus diberikan untuk melindungi anak-anak dari radang paru karena infeksi bakteri pneumococcus.

Pelaksanaan kampanye vaksin MR akan menyasar anak usia 9 bulan <15 tahun dan diikuti dengan pengenalan (introduksi) imunisasi rubella ke dalam program imunisasi nasional dengan memakai vaksin MR yang menggantikan vaksin campak yang selama ini dipakai.

Introduksi vaksin MR ini diberikan pada anak umur 9 bulan, 18 bulan, dan kelas 1 SD/sederajat.

Pelaksanaan kegiatan ini dibagi dalam 2 fase, yaitu fase 1 dilaksanakan pada 2017 di semua Provinsi di Pulau Jawa.

Fase 2 dilaksanakan di seluruh provinsi di luar pulau Jawa.

Pada 2017 Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Timur terpilih sebagai lokasi percontohan sehingga pada 2018 akan diperluas ke Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Pangkal Pinang, Bangka, dan Bangka Tengah.

Pada 2019, itu akan diperluas lagi ke seluruh kabupaten/kota lainnya di Provinsi NTB, Kabupaten/Kota Bogor, Kabupaten/Kota Bekasi, Kota Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo. Sementara itu, vaksin HPV diperuntukkan anak usia 9 hingga 13 tahun.

DKI Jakarta telah terpilih sebagai lokasi percontohan pada 2016 dan akan diperluas di Kabupaten Kulon Progo, Gunung Kidul, dan Kota Surabaya pada 2017.

Pada 2018, perluasan dilakukan di Kota Manado dan Kota Makassar dan seluruh Kabupaten/Kota DI Yogyakarta pada 2019.

Ketiga, yakni vaksin HPV, juga akan diberikan secara bertahap tahun ini.

Ada pun vaksin pneumococcus akan dilakukan secara berkala mulai pertengahan 2017.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya