Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Dunia Ilmu Pengetahuan Berduka

Ric/H-5
03/7/2017 02:31
Dunia Ilmu Pengetahuan Berduka
(MI/Susanto)

DUNIA ilmu pengetahuan Indonesia berduka.

Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Profesor Doktor Iskandar Zulkarnain berpulang sekira pukul 16.01, kemarin.

Iskandar menjabat Kepala LIPI sejak 17 Oktober 2014 untuk menggantikan Profesor Doktor Lukman Hakim.

Sebelumnya, pria kelahiran 14 April 1959 itu menjabat salah satu Deputi Kepala LIPI, yaitu Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Kebumian.

Sebagai ilmuwan yang berkiprah di bidang geologi, Iskandar aktif melakukan penelitian bersama koleganya di Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI di Bandung.

Iskandar menyelesaikan studi doktornya di Johannes Gutenberg University, Jerman, setelah lulus dari Institut Teknologi Bandung (ITB) dan bergabung di LIPI.

"Pak Zul, begitu biasa dipanggil, merupakan pribadi yang disiplin dan teguh pada pendirian, tetapi di balik keteguhannya, Pak Zul memiliki rasa humor dan mendidik dengan tekun para juniornya," ucap Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Teknik LIPI Tri Handoko kepada Media Indonesia.

Keteguhan tersebut, lanjut dia, tecermin pada konsistensinya dalam menekuni bidang geologi dan geofisika geokimia bebatuan, yang mengantarkannya meraih gelar profesor riset pada Agustus 2013.

Naskah orasinya telah diterbitkan dengan tajuk Geokimia Batuan sebagai Jendela Proses Geologi Masa Lalu dan Lentera Pemandu Penemuan Endapan Logam.

Sebagai penghormatan, jenazah Zul disemayamkan di Masjid Baitul Hikmah LIPI, Gatot Subroto, Jakarta Selatan.

Hari ini, jenazah akan langsung diberangkatkan ke Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat, dan akan dimakamkan di sana.

"Selamat Jalan Pak Iskandar Zulkarnain. Semoga almarhum khusnulkhotimah," tukas dia.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya