Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
OTORITAS Standar Periklanan Inggris (ASA) secara resmi melarang penayangan iklan film terbaru Disney, Predator Badlands. Langkah ini diambil setelah regulator tersebut menilai iklan tersebut bersifat "mengancam" dan berpotensi menimbulkan ketakutan serta kecemasan pada anak-anak.
Keputusan ini bermula dari pengaduan sejumlah orangtua terkait poster digital yang dipasang di pinggir jalan kawasan Giffnock, Glasgow. Iklan tersebut menampilkan sesosok alien besar yang mengangkat potongan tubuh manusia yang lebih kecil dengan kondisi tulang belakang yang terlihat jelas. Selain itu, iklan tersebut menyertakan tulisan berbunyi "Welcome to a world of hurt" (Selamat datang di dunia penuh kesakitan).
Menanggapi keberatan tersebut, Disney melalui anak perusahaannya, Twentieth Century Studios, berargumen tubuh yang terpotong dalam iklan itu sebenarnya adalah "synth" atau robot, bukan manusia. Mereka menyatakan kondisi tubuh yang terpotong justru mempertegas sifat non-manusia dari karakter tersebut.
Pihak studio juga menambahkan adegan tersebut hanya muncul kurang dari dua detik dalam iklan berdurasi sepuluh detik. Mereka mengeklaim telah melakukan pengecekan terhadap karya seni tersebut dan melakukan penyesuaian berdasarkan masukan pihak ketiga sebagai bentuk tanggung jawab sosial.
Namun, ASA menolak argumen tersebut. Meskipun Disney menyatakan objek itu adalah robot, regulator berpendapat fakta tersebut tidak terlihat jelas bagi khalayak umum dalam iklan tersebut.
"Meskipun kami mengakui komentar Twentieth Century Studio, sosok yang lebih kecil itu sebenarnya bukan manusia, melainkan robot 'synth', kami menilai hal tersebut tidak jelas di dalam iklan," ungkap pihak ASA.
Regulator menambahkan tampilan torso yang terputus dan tulang belakang yang terekspos terlihat sangat mengerikan (gory) dan akan mengganggu anak-anak kecil. Selain itu, pengambilan gambar jarak dekat (close-up) wajah alien dengan taring tajam serta teks yang menyertainya dinilai melanggar kode etik periklanan terkait tanggung jawab sosial serta bahaya dan penghinaan.
Sebagai konsekuensi dari putusan ini, ASA melarang iklan tersebut muncul kembali dalam format yang sama. Mereka juga memperingatkan Disney untuk memastikan iklan yang berpotensi menimbulkan keresahan di masa depan tidak dapat dilihat oleh anak-anak.
Juru bicara Disney menyatakan pihaknya menerima keputusan tersebut. "Kami mengakui keputusan ASA. Kami memandang tanggung jawab kami terhadap audiens dengan sangat serius dan berusaha bekerja sama dengan mitra untuk memenuhi standar yang diwajibkan," pungkas juru bicara tersebut.
Film Predator Badlands dijadwalkan akan dirilis secara global pada November mendatang. Namun kampanye pemasarannya kini harus mengalami penyesuaian di wilayah Inggris. (BBC/Z-2)
Film yang disutradarai Dan Trachtenberg ini diperankan olej Elle Fanning sebagai Thia, Dimitrius Koloamatangi, Mike Homik sebagai Kwei, dan Rohinai Nayaran sebagai Bud.
Acara ini merupakan wujud apresiasi dan sarana mempererat tali silaturahmi dengan berbagai pemangku kepentingan utama, mulai dari mitra Korporat, perwakilan Instansi Pemerintahan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved