Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Balas Sindiran 'Tak Punya Soul', Nick Jonas Resmi Rilis 'Jealous (Gospel Version)'

Thalatie K Yani
11/2/2026 07:38
Balas Sindiran 'Tak Punya Soul', Nick Jonas Resmi Rilis 'Jealous (Gospel Version)'
Nick Jonas resmi merilis versi studio "Jealous (Gospel Version)" di album Sunday Best. Terungkap, lagu ini lahir dari sindiran pedas industri musik.(Instagram)

NICK Jonas kembali ke akar bermusiknya. Penyanyi berusia 33 tahun ini resmi merilis rekaman studio dari lagu favorit penggemar, "Jealous (Gospel Version)", sebagai bagian dari album terbarunya yang bertajuk Sunday Best pada Jumat, 6 Februari lalu.

Versi ini pertama kali dikenal publik lewat video penampilan langsung dengan paduan suara pada 2014 yang telah ditonton lebih dari 37 juta kali di YouTube. Namun, di balik aransemennya yang penuh jiwa, Nick mengungkapkan ada cerita unik tentang asal-usul lagu tersebut.

Jawaban Atas Keraguan Industri 

Dalam wawancara bersama PEOPLE, Nick mengenang masa awal karier solonya ketika seseorang di label rekamannya mendengar komentar pedas dari manajer artis lain.

"Sekitar waktu 'Jealous' asli keluar, kami mendengar dari seseorang di label rekaman bahwa manajer artis lain berkata, 'Rekamannya bagus, tapi Nick tidak punya jiwa (soul). Dia bukan penyanyi yang penuh penjiwaan'," tutur Nick.

Kritik tersebut justru menjadi pemantik kreativitas. Nick memutuskan untuk menunjukkan kemampuannya dengan menggabungkan lagu pop hits tersebut dengan paduan suara gereja, lingkungan tempat ia tumbuh besar dan belajar menyanyi.

"Jadi mereka menyarankan agar kami melakukan sesuatu untuk menunjukkan bahwa saya memiliki jiwa (soul). Dan ide ini muncul untuk membuat 'Jealous (Gospel Version)', dan saya sangat menyukainya karena begitulah cara saya tumbuh besar bernyanyi dengan paduan suara besar di gereja. Dan begitulah versi itu lahir," tambahnya.

Sentuhan Pribadi di Album 'Sunday Best' 

Album Sunday Best sendiri menjadi karya yang sangat personal bagi Nick. Musiknya memadukan nuansa R&B dan gospel dengan lirik yang merefleksikan hidupnya sebagai suami dari Priyanka Chopra dan ayah dari putri mereka yang berusia 4 tahun, Malti Marie.

Uniknya, sampul album tersebut menampilkan potret keseharian Nick yang jujur. Dalam foto tersebut, Nick terlihat mengenakan monitor glukosa kontinu Dexcom G7 di lengannya. Alat yang wajib ia gunakan setiap hari sebagai penyintas diabetes.

"Saya adalah seorang suami dan ayah sekarang, dan itu adalah bagian besar dari mana saya menarik inspirasi, jadi itu penting untuk disertakan," kata Nick.

Ia juga menegaskan keberadaan alat medis tersebut dalam sampul album bukanlah sebuah ketidaksengajaan yang ingin disembunyikan.

"Itu adalah bagian dari DNA hidup saya dan sesuatu yang saya pikir memberikan gambaran yang lebih baik kepada orang yang melihat gambar ini tentang siapa saya. Saya sangat senang alat itu ada di sana. Hal ini juga terus menciptakan kesadaran tentang sesuatu yang benar-benar revolusioner dan telah banyak meningkatkan hidup saya serta banyak orang lain yang hidup dengan diabetes," pungkasnya.

Dengan album ini, Nick Jonas tidak hanya membuktikan kemampuannya sebagai penyanyi yang penuh penjiwaan, tetapi juga menunjukkan sisi kemanusiaan dan identitas aslinya kepada dunia. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya