Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PLATFORM media sosial kembali meledak setelah gelaran Super Bowl LX di Levi’s Stadium berakhir dengan skor 29-13 untuk kemenangan Seattle Seahawks.
Namun, pembicaraan hangat bukan hanya soal trofi Vince Lombardi yang diangkat Seahawks, melainkan soal nasib sial yang menimpa rapper asal Toronto, Drake.
Pelantun lagu God’s Plan tersebut baru saja merelakan dana sebesar $1 juta atau sekitar Rp15,7 miliar melayang setelah jagoannya, New England Patriots, gagal total.
Sehari sebelum laga besar dimulai, Drake seperti biasa memamerkan "investasi" berisikonya di Instagram. Melalui platform taruhan Stake, ia memasang angka fantastis $1 juta atau sekitar dalam bentuk Bitcoin untuk kemenangan Patriots.
Jika saja Drake Maye dan kawan-kawan berhasil menumbangkan Seattle, Drake dijadwalkan membawa pulang payout sebesar $2,95 juta. Sayangnya, realita di lapangan berkata lain.
Pertahanan Seattle yang solid membuat Patriots tak berkutik, dan uang miliaran rupiah milik sang rapper pun hangus dalam hitungan jam.
Kekalahan ini bukan sekadar soal uang bagi publik internet, melainkan kejadian berulang atas fenomena Drake Curse atau Kutukan Drake. Istilah ini merujuk pada tren di mana atlet atau tim yang didukung secara publik oleh Drake cenderung mengalami kekalahan atau nasib buruk.
Meski Drake sempat mematahkan kutukan ini saat mendukung Kansas City Chiefs tahun 2024 lalu, insiden Super Bowl 2026 ini seolah mengembalikan reputasi sialnya di mata para petaruh olahraga.
Netizen dengan cepat membanjiri kolom komentar dengan candaan bahwa Patriots "sudah kalah" sejak Drake mengunggah slip taruhannya.
Bagi Drake, kehilangan $1 juta mungkin terasa seperti uang receh jika melihat total kekayaannya. Namun, aksi taruhan terbuka ini telah menjadi bagian dari personal branding-nya yang bergaya hidup high-stakes (taruhan tinggi).
Drake telah mengubah hobi bertaruhnya menjadi konten hiburan yang dinanti publik, baik mereka yang ingin melihatnya menang maupun yang menanti momen kekalahannya untuk dijadikan meme.
Meskipun harus menelan pil pahit di Santa Clara, diprediksi hal ini tidak akan menghentikan Drake untuk terus memasang angka besar pada ajang olahraga berikutnya.
Kekalahan ini justru semakin mengukuhkan posisinya sebagai raja drama di dunia taruhan selebriti global.
Sumber: E! News, CBS News, Fox News
Universal Music Group (UMG) resmi menanggapi gugatan Drake terkait dugaan pencemaran nama baik akibat perilisan lagu diss Kendrick Lamar, Not Like Us.
Drake menggugat Universal Music Group (UMG) terkait rilis dan promosi lagu diss Kendrick Lamar, "Not Like Us," yang dianggap mencemarkan namanya dengan tuduhan pedofilia.
Badai hebat yang terjadi di Toronto menyebabkan rumah mewah rapper terkenal asal Kanada, Drake, terendam banjir.
Melalui akun instagramnya, Drake membagikan momen ibunya Sandy Graham yang bangga melihat putranya di konser.
Dengan kemitraan bersama Sauber, terdapat kemungkinan bagi Drake untuk tampil di beberapa GP Formula 1 tahun ini sebagai bagian dari kerja sama tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved