Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

TEDxBandung 2025: LIGHT, Ketika Kekuatan Sebuah Ide Menjadi Cahaya yang Mengubah Segalanya

Media Indonesia
09/12/2025 17:31
TEDxBandung 2025: LIGHT, Ketika Kekuatan Sebuah Ide Menjadi Cahaya yang Mengubah Segalanya
TEDxBandung 2025: Light.(Dok. )

Tahun ini, TEDxBandung memperkenalkan THE CURATORS, yang terdiri dari M. F. Rosiy (Curator), Salwa A. Zarifa (Co-Curator), dan David Irianto (Guest Curator sekaligus salah satu Curator di TEDxJakarta). Mereka bertugas melakukan kurasi ide para Pembicara dan Penampil untuk program utama TEDxBandung 2025: LIGHT, panggung X-THEATER.

Tema “LIGHT” dipilih karena cahaya memiliki peran penting dalam perjalanan semesta: hadir sebelum kehidupan, menyertai setiap proses, hingga menjadi simbol harapan ketika gelap menyelimuti. Cahaya adalah perjalanan itu sendiri. Dari situlah metafora “Habis Gelap Terbitlah Terang” lahir, melambangkan perjuangan, pencapaian, harapan, dan keniscayaan. Dalam ajaran Sunda, cahaya abadi juga memiliki makna spiritual dan budaya dalam tata laku hidup: pencerahan, pengetahuan, dan kesadaran.

Konferensi yang digelar pada 29 November 2025 di The House Convention Hall, Bandung, menghadirkan lebih dari sepuluh Pembicara dan Penampil dalam dua sesi utama: SUNLIGHT (Before Sunset) dan MOONLIGHT (Before Midnight).

Acara dibuka oleh Puspa Karima, kelompok seniman budaya Sunda, melalui penampilan Reak yang energik. Mereka ingin menyampaikan bahwa perempuan dapat menjadi penggerak utama dalam melestarikan tradisi. Konferensi ditutup oleh Hesti Wulandari, astronom dan Kepala Observatorium Bosscha, yang mengajak Hadirin memahami semesta lebih dalam dengan “membaca cahaya” melalui kegelapan, sekaligus menghadirkan gagasan bahwa kegelapan dapat berperan sebagai anti-depresan alami kosmik.

Para Penulis juga turut tampil, di antaranya Minanto, duo Eva Sri Rezeki & Eva Sri Rahayu, serta Zaky Yamani, membawa gagasan “Menuliskan Cahaya.” Kehadiran mereka didukung oleh Kementerian Kebudayaan melalui MTN Presentasi, bagian dari program MTN Seni Budaya yang mendukung talenta untuk menampilkan karya, memperoleh eksposur, validasi, dan apresiasi dari publik maupun pelaku industri. Sebagai platform pengembangan talenta Indonesia, MTN Seni Budaya membuka peluang bagi seniman untuk membangun karier budaya secara terarah, mendorong pemajuan kebudayaan, dan menjadi inspirasi tingkat global.

Seperti seluruh Pembicara dan Penampil TEDxBandung lainnya, mereka melalui rangkaian proses sebelum tampil di panggung: kurasi ide, pendampingan pengembangan penyampaian ide, serta sesi latihan.

Selain program utama, tersedia pula DISCOVERY SESSIONS, yaitu rangkaian aktivitas seperti stan interaktif, pameran, fireside chat, lokakarya, hingga kelas interaktif hasil kolaborasi berbagai Mitra. Setiap penyelenggaraan acara selalu mengutamakan prinsip Keberlanjutan.

Selain bekerja sama dengan Mitra Pengelolaan Sampah, TEDxBandung membuka program Donasi Pohon sebagai bentuk kompensasi karbon, yang kemudian diwujudkan dalam penanaman bakau di pesisir Jawa Barat. Untuk mendukung inklusivitas, kami menyediakan Juru Bahasa Isyarat bagi teman-teman Tuli. Hadirin juga dapat berinteraksi langsung dengan Pembicara dan Penampil melalui sesi Speaker Meetups.

Dalam THE FOOD PROGRAM, Hendri Aditya, tokoh penggiat kuliner kenamaan di Bandung, kembali hadir sebagai Kurator, menyajikan makanan dan minuman terbaik yang bernuansa lokal, menggugah selera, dan ramah lingkungan. Menariknya, Hadirin menggunakan koin kayu dari Nyawang Bulan, sebuah pesta rakyat di Kasepuhan Bunisari yang merayakan bulan purnama setiap bulan, untuk mengambil sajian yang tersedia.

Kami berharap TEDxBandung 2025: LIGHT menjadi ruang pembuktian bahwa kekuatan sebuah ide mampu menjadi cahaya dalam kehidupan dan mengubah segalanya. (RO/Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya