Headline
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Presiden sebut dampak perang nuklir lintas batas dan jangka panjang.
Kumpulan Berita DPR RI
FILM Mungkin Esok Lusa atau Nanti adalah drama romansa Indonesia yang tayang pada 11 Juli 2024. Disutradarai oleh Iwan Kurniawan, film ini mengisahkan kisah cinta penuh emosi antara Kemuning dan Raditya. Terinspirasi dari lagu berjudul sama oleh Anneth, film ini mengambil latar di Desa Selo, Jawa Tengah, dan Istanbul, Turki. Artikel ini akan membahas pemeran di Mungkin Esok Lusa atau Nanti, ulasan singkat film, serta lirik dan chord lagu yang menjadi inspirasinya.
Film ini menceritakan tentang Kemuning, seorang gadis desa yang melanjutkan studi S2 di Turki. Ia menjalin hubungan jarak jauh dengan Raditya, yang berjanji akan menikahinya. Namun, cerita berubah ketika Raditya mengingkari janjinya dan memilih wanita lain atas kehendak ibunya. Kemuning, yang diperankan dengan penuh emosi oleh Natasya Nurhalima, harus menghadapi patah hati dan mencoba move on dengan bantuan orang-orang baru di sekitarnya, termasuk Dewo, sahabat Raditya.
Film ini menyajikan kombinasi drama romansa dan komedi ringan, dengan durasi 114 menit. Keindahan Desa Selo dan Istanbul menjadi daya tarik visual, meskipun beberapa penonton menganggap akting pemeran baru kurang mendalam dan alur cerita terasa klise. Meski begitu, pesan moral tentang cinta, persahabatan, dan bakti kepada orang tua membuat film ini layak ditonton, terutama bagi penggemar drama romansa.
Berikut adalah daftar lengkap pemeran di Mungkin Esok Lusa atau Nanti yang menghidupkan cerita ini:
Kombinasi aktor muda dan senior ini memberikan keseimbangan antara energi baru dan pengalaman, meskipun beberapa ulasan menyebut akting pemeran baru masih perlu polesan.
Film ini mengambil lokasi syuting di dua tempat yang kontras: Desa Selo, Jawa Tengah, dengan pemandangan alam yang asri, dan Istanbul, Turki, yang kaya akan sejarah dan budaya. Latar ini tidak hanya mempercantik visual film, tetapi juga mendukung suasana emosional cerita.
Film ini terinspirasi dari lagu "Mungkin Esok Lusa atau Nanti" oleh Anneth. Berikut adalah lirik lengkap beserta chord gitarnya untuk penggemar yang ingin memainkan lagu ini:
[C] Ku coba [G] tuk melangkah[Am] Di tengah [F] keraguan hati[C] Ku ingin [G] kau mengerti[Am] Betapa [F] ku mencintai[G] Mungkin esok [C] lusa atau nanti[F] Ku yakin [G] kau kan kembali[Am] Menyapa [F] hati yang sepi[C] Menanti [G] cinta sejati[C] Waktu terus [G] berjalan[Am] Namun ku [F] tetap setia[C] Meski luka [G] menyapa[Am] Ku percaya [F] kau kan ada[G] Mungkin esok [C] lusa atau nanti[F] Ku yakin [G] kau kan kembali[Am] Menyapa [F] hati yang sepi[C] Menanti [G] cinta sejati[F] Ku kan [G] menunggu[Em] Hingga [Am] akhir waktu[F] Cinta ini [G] takkan layu[C] Selamanya[G] Mungkin esok [C] lusa atau nanti[F] Ku yakin [G] kau kan kembali[Am] Menyapa [F] hati yang sepi[C] Menanti [G] cinta sejati
Lagu ini mencerminkan tema kesetiaan dan penantian dalam film, membuatnya sangat relevan dengan kisah Kemuning dan Raditya.
Film Mungkin Esok Lusa atau Nanti cocok untuk kamu yang suka cerita romansa dengan latar budaya yang kaya. Meskipun ada kritik tentang akting dan alur, keindahan visual dan pesan moralnya membuat film ini layak ditonton. Jangan lupa bawa tisu, karena ceritanya bisa bikin kamu terharu! (Z-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved