Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Ajang pencarian bakat online terbesar di Indonesia “The Next Vibes” telah memasuki Season 2. Pada putaran baru ini, sangat terasa peningkatan kualitas dan daerah-daerah asal perserta. Peningkatan ini salah satunya disebabkan oleh dukungan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Indonesia (APKASI) yang ikut mensosialisasikan program ini secara luas. Peserta datang antara lain dari Kutaraja, Aceh; Kapuas, Kalimantan Tengah; Konawe, Sulawesi Tenggara; hingga Labuan Bajo, Nusa Tengara Timur.
“Kami mengamati peningkatan kualitas dan daerah asal peserta di Season 2 ini. Kerja keras menyiapkan video untuk diikutkan dalam ajang ini juga patut diapreasiasi. Ini menunjukkan betapa besar potensi talenta industri hiburan di daerah yang membutuhkan akses menuju pangung-panggung yang lebih besar,” ujar CEO Eventori Vikri Ardiansyah di Jakarta (11/8).
Vikri menambahkan, dukungan APKASI sangat terasa karena pada season sebelumnya, peserta masih banyak berasal dari kota-kota besar dan Pulau Jawa.
“Saya sangat berterima kasih kepada APKASI karena telah membantu mewujudkan visi Eventori untuk menjadi jalan raya bagi seluruh talenta berpotensi di seluruh Indonesia,” tambah Vikri.
Pada kesempatan sebelumnya, Ketua Umum APKASI, yang juga Bupati Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan berhatap bahwa dengan program ini talenta yang ada di seluruh kabupaten mendapat peluang untuk tampil di panggung-panggung utama.
“Saya percaya industri hiburan dan industri kreatif adalah industri masa depan, apalagi seiring perkembangan teknologi digital dan media sosial. Karena itu, kami mendukung ajang pencarian bakat online terbesar yang digelar Eventori. Kalau kita lihat, dari sisi kualitas mereka tidak kalah dengan yang di kota-kota besar, hanya kurang akses dan kesempatan saja,” ujar Sutan Riska pada saat penandatanganan nota kesepahaman APKASI dan Eventori beberapa waktu yang lalu.
Dari ribuan peminat, Eventori kini mengkurasi lebih dari 500 talenta untuk melangkah ke babak berikutnya. Animo para remaja belasan untuk mengikuti acara juga meningkat, selain tentu para talenta yang sudah terjun ke industri hiburan. Wajah-wajah baru ini juga datang dengan tontontan yang beragam, seperti paduan tari dan sulap, serta tari kontemporer dengan setting dan pengambilan gambar yang mengagumkan.
Melihat animo yang begitu besar, Eventori memutuskan untuk memperpanjang pendaftaran atau submission video hingga 30 Agustus 2022, untuk memberi kesempatan lebih banyak lagu talenta di seluruh Indonesia mengikuti ajang ini.
“Karena para talenta yang ada di Indonesia ini membutuhkan akses atau sambungan dengan industri hiburan yang lebih besar dan juga media. Dengan waktu pendaftaran yang lebih panjang, semoga kita bisa menemukan mutiara terpendam dari berbagai pelosok Indonesia,” tambah Vikri.
“The Next Vibes” akan berlangsung hingga awal tahun depan dengan hadiah total Rp 1 miliar. Sesi pertama dari ajang ini telah selesai dengan menghadirkan diva Ruth Sahanaya, Ketua Ikatan Manajer Artis Indonesia (IMARINDO) Nanda Persada, dan Talent Manager Eventori Ivan Edbert sebagai juri. Puncak dari rangkaian acara ini adalah konser megah yang mempertemukan talenta baru dengan para bintang yang telah lebih dulu bersinar di panggung hiburan. (OL-12)
Bagi Cakra Khan, proyek kolaborasi dengan Chrisye ini bukan sekadar pekerjaan profesional biasa, melainkan salah satu pencapaian tertinggi dalam perjalanan kariernya.
Meski baru berusia 16 tahun, Katyana Mawira membawa bekal pendidikan vokal formal yang telah ia tekuni sejak 2015 sebagai fondasi kuat dalam berkarya.
Secara musikalitas, Ricecooker tidak membatasi diri pada satu genre tertentu. Namun, pengaruh musik era 80-an terasa sangat kental.
Melalui Closer, Verena menggambarkan perasaan kangen yang kerap muncul di tengah perjalanan, di mana bayang-bayang pasangan di tempat yang berbeda.
Jika Cakra Khan menonjolkan karakter vokal pria dewasa yang matang, Salah Tapi Baik versi Safira Zaza dibuat lebih lembut, galau, dan sedikit dramatis.
Single Sesi Potret dari enau dan Ari Lesmana ini hadir sebagai sebuah percakapan batin yang jujur mengenai perasaan, penerimaan, dan proses berdamai dengan kehilangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved