Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
THE Beatles: Get Back, film dokumenter karya Peter Jackson, berusaha mematahkan mitos mengenai perpecahan Fab Four, menceritakan hal positif di bulan-bulan terakhir band asal Liverpool itu.
Serial tiga episode itu menceritakan John Lenon, Paul McCartney, George Harrison, dan Ringo Starr pada Januari 1969 kala mereka mempersiapkan konser pertama The Beatles dalam tempo lebih dari dua tahun.
Menggunakan rekaman yang tidak pernah dilihat sebelumnya, film yang akan tayang di Disney + Hotstar itu memperlihatkan bagaimana The Beatles menulis dan merekam 14 lagu setelah memberi diri mereka tenggat slama tiga pekan.
Baca juga: Adipati dan Della Mengaku tidak Kesulitan Berduet di Akhirat: A Love Story
Periode waktu itu sudah akrab bagi para penonton Let It Be, dokumenter keluaran 1970 karya sutradara Michael Lindsay-Hogg yang mengisahkan ketegangan dan permusuhan dalam tubuh The Beatles yang akhirnya berpisah pada tahun yang sama.
Namun, Jackson, yang terkenal lewat film trilogi Lord of The Rings dan juga penggemar The Beatles, memilih menghindar dari pertengkaran di antara keempat anggota band itu.
Get Back berusaha menyusun ulang citra populer The Beatles di ahir kiprah mereka dan memperlihatkan keempat musisi itu saling bercanda dan menghasilkan lagu yang hingga kini tetap populer.
"Yang terbaik dari kita adalah selalu saat kita terpojok" ujar Paul McCartney muda dalam film dokumenter itu.
Film dokumenter karya Jackson itu juga mencakup penampilan terakhir The Beatles yaitu konser selama 40 menit d atas perusahaan rekaman mereka di Savile Row, London. Ini merupakan kali pertama rekaman tu diperlihatkan secara penuh.
Perusahaan itu, Apple Corps, memberikan rekaman berdurasi selama 60 jam, yang selama ini disimpan, kepada Jackson.
"Saya rasa selama ini ada anggapan keliru bahwa ayah saya merupakan penyebab pecahnya The Beatles padahal faktanya tidak begitu," ujar putri McCartney, Stella.
"Anda bisa melihat hal itu lewat film dokumenter yang luar biasa ini," imbuhnya.
Stella menambahkan ayahnya masih sedih karena pecahnya The Beatles.
"Anda bisa melihat betapa keras usahanya untuk mempertahankan band itu," pungkasnya. (AFP/OL-1)
Serial Walid dijadwalkan tayang perdana di Viu mulai 26 Februari 2026.
Diangkat dari sosok ikonik karya Sir Arthur Conan Doyle, Young Sherlock hadir sebagai sebuah reinterpretasi segar yang menyingkap asal-usul Sherlock Holmes dikenal.
Ryan Hurst resmi didapuk sebagai pemeran utama dalam serial God of War besutan Sony Pictures Television dan Amazon MGM Studios tersebut.
Bertajuk Booster Pack 06 (BP06): Argent Allies & Bestial Blades, set kartu yang diluncurkan pada 23 Januari ini hadir sebagai bagian dari perayaan besar hari jadi ke-60 Ultraman.
Berbeda dengan Legaly Blonde yang berlatar dunia hukum dan universitas, serial Elle akan membawa penonton kembali ke masa SMA.
Bercinta Dengan Maut
Serial Drama Korea Tempest akan tayang dengan dua episode setiap minggu hingga penayangan dua episode terakhir pada 1 Oktober.
Tempest mengikuti kisah Seo Munju (Gianna Jun), mantan diplomat andal yang berusaha mengungkap kebenaran di balik upaya pembunuhan terhadap seorang kandidat presiden.
Serial drama Korea Buried Hearts menceritakan sebuah proyek energi kontroversial yang telah membuat perusahaan multinasional Daesan Group menjadi sorotan.
Dirilis di bioskop pada Juni lalu, Inside Out 2 terus mencetak rekor sepanjang musim panas 2024.
"Inside Out 2" adalah sekuel dari film animasi yang sangat disukai, "Inside Out," yang menggambarkan emosi seorang gadis muda bernama Riley.
Film animasi Inside Out 2 berhasil meraih pencapaian luar biasa dengan menjadi film nomor satu di layanan streaming Disney+ Hotstar untuk 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved