Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
DWIPANTARA Indonesia, tim kesenian dari Bali tampil memukau di antara ribuan seniman yang ambil bagian dalam VI World Folkloriada CIOFF diadakan di Federasi Rusia. Dalam gelaran internasional terbesar di dunia tersebut Dwipantara Indonesia mempromosikan budaya Indonesia. Dengan menampilkan tari Bala Agung, tari Topeng Telek dan tari Kecak yang diiringi oleh lantunan gamelan Bali secara langsung memikat para hadirin di acara festival yang digelar setiap empat tahun sekali.
Tim yang berasal dari Bali ini berencana untuk mempromosikan Budaya yang termasuk dalam Industri Kreatif dengan mengikuti festival terbesar di Ufa, Rusia. VI CIOFF World Folkloriada 2021, adalah festival CIOFF terbesar di Dunia yang diadakan setiap empat tahun sekali. Karena pandemi COVID-19, festival yang harusnya diadakan pada Juli 2020 di tunda hingga Juli 2021. Pada 3 Juli hingga 10 Juli 2021, World Folkloriada 2021 diadakan di Ufa, Republik Bashkortostan, Rusia akan dihadiri oleh lebih dari 70 negara undangan.
Selama rangakaian festival tersebut, para delegasi menampilkan Tari Bala Agung, Tari Topeng Telek dan Tari Kecak yang diiringi oleh lantunan gamelan Bali secara langsung. Daya pikat dari tarian Bali yang dibawakan oleh Dwipantara Indonesia adalah gemerlapnya tarian ditambah dengan nyanyian Kecak dan gamelan yang ditabuh secara langsung.
Perwakilan Dwipantara Indonesia dalam keterangan tertulis berharap tarian yang mereka berikan bisa memberikan inspirasi kepada generasi muda tentang pentingnya melindungi, melestarikan dan mempromosikan berbagai bentuk kesenian dan kebudayaan Indonesia. Serta turut berperan aktif dalam mengembangkan industri kreatif Indonesia terutama di sektor seni pertunjukan, seperti yang telah dilakukan oleh tim Dwipantara Indonesia di Rusia.
Hampir 1.500 seniman dari 50 negara ambil bagian dalam VI World Folkloriada CIOFF diadakan di Federasi Rusia. Republik Bashkortostan menjadi tuan rumah acara cerita rakyat dunia. World Folkloriada diselenggarakan oleh International Council for the Organization of Folklore Festivals and Folk Arts (CIOFF), mitra UNESCO dalam menjaga warisan budaya takbenda.
Upacara pembukaan VI World Folkloriada CIOFF 3 Juli lalu di Ufa dan pada keesokan harinya 4 Juli 2021, pembukaan panggung utama Festival Internasional - Heart of Folkoriada.
Setiap hari konser diawali dengan penampilan para peserta cerita rakyat dan diakhiri dengan penampilan grup-grup ternama dunia. Di antara mereka adalah Artis Rakyat Federasi Rusia Nadezhda Babkina bersama dengan ansambel lagu Rusia, penyanyi Manizha, pembuat film Serbia, aktor dan musisi Emir Kusturica, dan lain-lain.
Pada hari yang sama, parade besar-besaran peserta festival berjalan melintas di sepanjang jalan utama ibukota menuju Amphitheatre Gedung Kongres Toratau dan diakhiri dengan Round Dance terbesar dengan partisipasi perwakilan lebih dari 200 negara. Masyarakat antusias menyaksikan pawai tersebut. VI World Folkloriada CIOFF berencana untuk meninggalkan jejak dalam sejarah dunia dengan menampilkan tarian Bulat yntuk mencapai gelar Guinness World Records dan dibukukan di dalamnya karena tarian ini akan dibawakan oleh penari dari berbagai negara dan kebangsaan.
Sebanyak 22 kotamadya di Republik Bashkortostan mendukung dengan menyediakan panggung-panggung festival. Dan tim dari negara peserta mendatanginya untuk mengisi acara festival.
Upacara penutupan VI World Folkloriada CIOFF dijadwalkan 10 Juli di panggung utama festival. Dan di panggung utama ini akan diumumkan tuan rumah berikutnya. Sebelum di Rusia, sejumlah negara antara lain Belanda, Jepang, Hungaria, Korea Selatan, dan Meksiko pernah menjadi tuan rumah festival tersebut. (RO/N-1)
Kasus Pandji Pragiwaksono membuka diskusi publik tentang adat dan budaya Toraja. Mengenal nilai, tradisi, dan makna sakral budaya Toraja di tengah polemik.
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Lakon kali ini dipilih untuk mengingatkan kita bahwa nilai kepahlawanan berkaitan erat dengan sikap mencintai bangsa dan negara, menempatkan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, dibutuhkan kolaborasi yang kuat antara para pemangku kepentingan untuk mengakselerasi upaya penguatan sektor kebudayaan nasional.
SEBANYAK 13 negara kawasan Pasifik menghadiri Indonesia Pacific Cultural Synergy (IPACS) 2025 yang digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai 11-13 November 2025.
Puti Guntur Soekarno, menyoroti pengaruh teknologi terhadap perkembangan kebudayaan di Indonesia.
Selain menjadi panggung budaya, festival ini juga melibatkan pelaku UMKM desa penyangga sebagai bagian dari penguatan ekonomi lokal.
Kegiatan ini berlangsung 2 hari pada 24 - 25 Januari 2026 berlokasi di Ex Hanggar Teras Pancoran, Jakarta Selatan..
Dalam momentum Hari Disabilitas Internasional, sebuah festival inklusi bertajuk Limitless Fest 2025 digelar melalui kampanye keberlanjutan Bangun Bangsa.
Festival ini lahir bukan sebagai seremonial semata melainkan menjadi gerakan sosial yang dirancang sistematis, monumental, dan berkelanjutan.
Setiap aktivitas dirancang berdasarkan misi utama Facebook: menciptakan hubungan yang tulus dan kebersamaan penuh tawa yang lahir dari partisipasi para pengguna di Indonesia.
Sekitar 3.000 pengunjung bergerak dari satu titik ke titik lainnya untuk menikmati keseluruhan rangkaian Soundrenaline yang tersebar di Lapangan Benteng, hingga simpul kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved