Jumat 10 Juli 2020, 19:05 WIB

Kreator Konten Asal Makassar Timba Ilmu hingga ke AS

Wisnu AS | Hiburan
Kreator Konten Asal Makassar Timba Ilmu hingga ke AS

Dok. Pribadi
SALAH seorang content creator yang cukup populer di kalangan milenial di Tanah Air, Samuel Christ.

 

SALAH seorang kreator konten (content creator) yang cukup populer di kalangan milenial di Tanah Air, Samuel Christ, mulai menekuni bidang tersebut pada 2017. Ketika itu, belum banyak yang menggeluti profesi content creator

Pemilik akun Instagram @samuelchrist ini mulai mencoba-coba membuat vlog saat pindah ke Amerika Serikat untuk kuliah. Namun, hal itu diakuinya terjadi tanpa disengaja karena memang tidak memiliki ketertarikan sama sekali dengan bidang yang kini membuatnya populer. 

"Tiga bulan saya di AS banyak waktu yang terbuang. Kerjaannya cuma main gim yang tidak ada manfaatnya sama sekali," kata Samuel dalam keterangan, Jumat (10/7/2020). 

Pria kelahiran Malang, 5 Mei 2000, itu mengatakan dirinya dibesarkan oleh kakeknya di Makassar. Samuel tumbuh menjadi anak yang dianakemaskan nan nakal. Ketika masih kecil, tidak banyak hal yang memotivasi dirinya untuk maju. Hidup jauh dari orang tuanya yang tinggal di Malang membuatnya hampir tidak naik kelas.   

“Selama SD kan saya tinggal sama kakek. Nah, saat SMP orang tua ikut pindah ke Makassar. Saya mulai bisa serius belajar hingga tamat SMA. Saya jadi punya cita-cita untuk melanjutkan pendidikan di Seattle AS,” ucap Samuel yang masuk ke Edmonds Community College dan University of Washington di Seattle.

Samuel menyadari kemampuannya, salah satunya senang berbicara sehingga kemudian memutuskan untuk membuat vlog dari AS. Tonggak sejarah hidupnya pun dimulai. Untuk pertama kalinya, ia membuat video horror Halloween. “Tujuannya hanya untuk mendokumentasikan diri saja. Di masa depan nanti saya bisa melihat bahwa saat saya masih di AS, pernah membuat ini. Jadi awalnya hanya sekadar bikin vlog,” ujarnya.

Namun setelah 2-3 vlog dibuatnya, ia ternyata semakin tertarik dan berniat untuk serius menekuni bidang content creator. Meskipun di tahun 2017, profesi sebagai kreator konten belum sepopuler sekarang. “Saya pun pernah bicara ke orang tua mau jadi YouTuber, mereka enggak mengerti. Tidak setuju. YouTube kala itu memang belum populer. Kata orang tua, untuk apa sih beli kamera, lebih baik serius sekolah,” ungkapnya.  

Bahkan, niatnya menjadi YouTuber juga pernah disampaikannya kepada teman-temannya. Bukan diapresiasi, yang ada dirinya malah diremehkan dan dibuat candaan. “Waktu itu tidak ada yang percaya. Mimpi saya, kalau jumlah subscriber mencapai 10 ribu saja, itu luar biasa. Tapi teman saya bilang, hal itu tidak akan tercapai, mungkin 20 tahun lagi baru bisa dicapai.”

Hal itu hampir saja membuat mental Samuel jatuh. Terlebih, setelah enam bulan posting video dengan konsisten di YouTube, tidak ada perkembangan sama sekali. Hasilnya nihil. “Saya merasa tidak cocok jadi content creator. Sudah 6 bulan bikin video, tidak ada perkembangan yang baik. Yang nonton cuma 100-200 orang,” katanya.

Namun, di tengah kegalauannya, tiba-tiba salah satu videonya yang sudah diunggah dua bulan sebelumnya berjudul ‘Jangan Pernah Telepon Nomor Ini’ meledak dan ditonton hingga ratusan ribu kali. Semangatnya pun kembali membuncah. Baginya, itulah titik awal dari kebangkitannya sebagai seorang YouTuber.

Samuel pun semakin inovatif dalam membuat konten-konten yang menarik bagi para subscriber-nya. Bahkan, konten bertajuk ‘Reaksi Orang Luar Negeri Lihat Youtuber Indonesia’ yang dibuatnya bisa tembus hingga 13 juta penonton. Demikian dengan konten reaksi orang luar negeri lainnya, juga ditonton hingga jutaan kali.

Menurutnya, inilah puncak dari kariernya sebagai YouTuber dengan jumlah pengikut lebih dari 1 juta subscriber.

Tak hanya sukses sebagai YouTuber, karier bermusik Samuel pun terus berlanjut. Dirinya pun mengabadikan kisah nyata kehidupannya dalam sebuah lagu yang diciptakannya sendiri berjudul ‘Inside of You’ pada 1 November 2019. “Lagu ini mengisahkan perjalanan karier saya di YouTube yang awalnya sama sekali tidak di-support.”

Tak hanya bermusik, Samuel juga memiliki bisnis lain di industri fesyen. Ia merilis brand fesyen @astrangechapter dan tengah merintis tim e-sport bernama @percivalesports. “Selebihnya, semoga tahun ini saya bisa merilis lagu kedua. Selepas lulus dari University of Washington tahun depan, saya berencana kerja dulu di AS selama 1-2 tahun. Lalu melanjutkan studi S2 ke Tiongkok untuk mempelajari bisnis, mencari koneksi, dan mencari rahasia keberhasilan mereka. Setelahnya, baru saya balik ke Indonesia untuk ikut memajukan bangsa karena sejujurnya saya cinta banget sama Indonesia," pungkasnya. (RO/A-3) 

Baca Juga

AFP/Valerie Macon.

Aktris Charlie's Angels Beraksi sebagai Musuh di Shazam 2

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 13 April 2021, 20:17 WIB
Shazam! Fury of the Gods dijadwalkan tayang pada 2 Juni...
Dok Jedink Production

Asdrafi di Atas Kereta Waktu, Spirit Para Alumni Lewat Film

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Selasa 13 April 2021, 10:52 WIB
Untuk menghadirkan spirit Asdrafi, para alumninya pun membuat film dokudrama berjudul Asdrafi  di Atas Kereta Waktu, Serpihan...
Dok HBO

HBO Rayakan 10 Tahun Game of Thrones

👤Basuki Eka Purnama 🕔Selasa 13 April 2021, 06:02 WIB
Mulai 12 hingga 26 April, para penggemar juga dapat berbagi kenangan terbaik mereka dari Game of Thrones dan meraih kesempatan memenangkan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Salah Kaprah Salurkan Energi

Kenakalan remaja pada masa lalu hingga masa kini masih ada, bahkan semakin meninggi. Itu terjadi karena remaja sering kali mementingkan solidaritas grup.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya