Headline

“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.

Radio di Denmark Dilarang Putar Lagu R Kelly

Basuki Eka Purnama
06/2/2019 10:00
Radio di Denmark Dilarang Putar Lagu R Kelly
(AFP/Jason Merritt/GETTY IMAGES NORTH AMERICA)

LAGU-lagu milik Robert Kelly, Selasa (5/2) dilarang diputar di radio-raido Denmark setelah rapper itu dituding melakukan penyerangan seks.

Kelly, 52, divonis pada 2002 karena terekam melakukan aktivitas seksual dengan anak perempuan berusia 14 tahun. Namun, dia dibebaskan setelah mengajukan banding pada 2008.

Dalam sebuah film dokumenter berjudul Surviving R Kelly yang ditayangkan pada awal Januari, sejumlah perempuan menuding penyanyi itu berhubungan seks dengan perempuan di bawah umur serta memelihara sejumlah budak seks.

"Sebagai radio, kami memiliki tanggung jawab memilih siapa yang layak disiarkan. Ini adalah hal serius dan kami merasa dia tidak layak mendapatkan tempat di radio kami," ujar perwakilan Bauer Media Tobias Nielsen.

Bauer Media mencakup The Voice, NOVA, Radioa 100, Pop FM, Radio Soft, dan MyRock. Mereka didengarkan oleh sekitar 2,7 juta orang setiap pekannya di negara berpenduduk 5,8 juta orang itu.

Baca juga: Setelah 19 Tahun, Backstreet Boys Kembali Puncaki Billboard 200

Penyanyi bernama lengkap Robert Sylvester Kelly itu telah selama puluhan tahun dituduh terlibat dalam pornografi anak-anak, berhubungan seks dengan perempuan di bawah umur, mengendalikan sekte seks, dan melakukan kekerasan seksual.

Selama beberapa bulan terakhir, selepas dirilisnya film dokumenter Surviving R Kelly, gerakan #MuteRKelly mendapat banyak dukungan.

Sejauh ini gerakan yang dimotori sebuah organisasi di Atlanta telah berhasil menyebabkan 12 konser R Kely--termasuk di Eropa--dibatalkan. Hal itu menyebabkan R Kelly kehilangan pendapatan sekitar US$1,75 juta.

Bulan lalu, Sony Music memecat R Kelly. (AFP/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya