Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI kondang Glen Fredly, 42, terbata-bata ketika berbicara dalam konferensi pers menjelang konser amal yang dipersembahkan untuk membantu pengobatan mantan pemain keyboard band legendaris God Bless Yockie Suryoprayogo di Jakarta, Rabu (17/1).
Dengan suara agak berat, Glen mengaku prihatin dengan pengalaman musisi Indonesia seperti Yockie dan masih banyak lainnya yang di justru di tengah glamournya industri musik Tanah Air, justru harus kekurangan uang untuk pengobatan.
"Ini bagi saya semacam titik kulminasi, yang menjadi pusat di mana musisi Tanah Air harus berpikir secara serius membangun ekosistem musiknya secara mantap," kata pria berdarah Ambon kelahiran Jakarta, 30 September 1975 ini.
Lebih dari sekadar membangun solidaritas sesama musisi, Glen mengaku memiliki mimpi besar bagaimana industri musik Tanah Air harus tumbuh besar. Sehingga memberikan kontribusi yang signifikan bukan saja bagi musisinya tetapi juga masyarakat dan negara.
"Saya yakin betul bahwa musik itu adalah soft power yang bisa mendorong suatu peradaban bangsa bisa maju dan berkembang. Nah, pertanyaan kita hari ini adalah sudahkah musik di Tanah Air mencerminkan itu? Ada satu dua musisi yang punya visi besar ke sana. Tetapi alangkah baiknya jika ini menjadi visi bersama semua musisi," tutur vokalis Group Trio Lestari bersama Tompi dan Sandi Sandoro tersebut.
Selain kontribusi pada perubahan sosial untuk kemajuan peradaban bangsa, musik Tanah Air menurut dia belum memberi sumbangsih yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi. Dia memiliki catatan, industri musik menyumbang hanya 0,4% PDB nasional.
"Sampai 1% pun tidak. Padahal kalau dikelola dengan baik harusnya lebih dari situ angkanya. Itulah yang selalu membuat saya gelisah sekaligus ambil langkah dengan teman-teman yuk kita bangun kekuatan bersama agar kontribusi kita makin besar bagi negeri ini," ujar mantan suami Dewi Sandra tersebeut.
Glen optimistis dalam upayanya membuat besar industri musik Indonesia, tidak bisa berjalan sendirian. Artinya, ekosistem musik harus beriringan dengan sektor privat dan negara atau pemerintah. "Kalau tiga ini sinerginya sudah baik, saya optimistis kita akan maju," tukasnya.
Dalam waktu dekat, ia bersama kawan-kawannya akan mengadakan konferensi musik di Ambon. Dan salah satu yang dibicarakan adalah bagaimana musisi Indonesia harus berkolaborasi untuk membangun satu kekuatan bersama. Tujuannya agar industrinya maju lebih pesat lagi dan pada gilirannya memberi kontribusi yang juga besar.
"Bahwa di era multi platform sekarang ini banyak musisi bisa jalan sendiri atau fight sendiri, dan itu ok ok saja. Tetapi bayangkan kalau kekuatan itu kita satukan tentu lebih dahsyat lagi pengaruhnya," pungkas Glen. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved