Minggu 11 Agustus 2019, 10:00 WIB

Wukuf di Arafah, Saatnya Merenung

Sitria Hamid | Haji
Wukuf di Arafah, Saatnya Merenung

ANTARA/Hanni Sofia
Umat muslim berdoa saat melaksanakan wukuf di Jabal Rahmah, Sabtu (10/8)

 

PELAKSANAAN puncak haji telah dimulai di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzdna), sejak 9 Djulhijjah (Sabtu (10/8)) hingga 13 Djulhijjah (14/8).

Wukuf di Padang Arafah, Sabtu (10/8), diharapkan mampu mengajak manusia kembali merenungi diri sendiri. Dan mampu menghadirkan eksistensi dirinya di tengah masyarakat.

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin yang juga amirul hajj menyampaikan hal itu saat memberikan sambutan sebelum kutbah wukuf diperdengarkan di Padang Arafah, Sabtu (10/8).

"Alhamdulillah, hari ini, Sabtu (10/8), kita bisa berada di Padang Arafah. Mudah-mudahan melalui wukuf di Arafah mampu mengajak kita kembali merenungi diri kita sendiri, harapannya mampu menghadirkan eksistensi kita di tengah masyarakat, " kata Menag di dalam tenda di Padang Arafah, melalui speaker yang diperdengarkan kepada seluruh jemaah haji Indonesia.

Menurut Menag, wukuf merupakan puncak rangkaian ibadah haji yang cukup panjang

Ketika jemaah haji melaksanakan wukuf, lanjut menag, hakikatnya sudah menyelesaikan separuh dari panjangnya rangkaian prosesi peribadatan yang dikenal dengan ibadah haji.

Baca juga: Jemaah Indonesia yang Sakit di Arafah Berkurang Drastis

Menag mengingatkan, tidak ada ibadah yang rangkaiannya begitu panjang seperti ibadah haji. Tidak hanya hitungan menit, jam, hari, bahkan hitungan minggu

"Mudah-mudahan apa yang sudah kita capai separuh perjalanan ini diridhoi Allah, separuh ke depan kita akan menuju muzdalifah. Kita akan melakukan berbagai rangkaian kewajiban haji, melontar jumrah," katanya.

Untuk mencapai derajat kemabruran, jelas Menag, maka berbagai macam aktivitas haji tidak hanya yang terkait dengan pelayanan, akomodasi, konsumsi, transportasi, termasuk kesehatan.

Bahkan, kata dia, tawaf, sai, dan itikaf jemaah haji itu juga hanya merupakan medium saja. Karena hakikat sesungguhnya, kata Menag lagi, adalah saat wukuf di Arafah

"Kemampuan itu untuk sesaat berkontemplasi berdiam diri melakukan refleksi untuk mengenali jati diri kita sesungguhnya sebagai manusia, karena Islam agama yang menitiktekankan pada aspek kemanusiaan," tegas Menag.

Dia mengingatkan, memuliakan manusia adalah inti pokok ajaran agama dan wukuf adalah medium bagaimana jemaah haji mampu kembali ke jati diri, mengenali dirinya.

"Karena, ketika kita mengenali diri kita sendiri, kita pun mampu mengenali Tuhan kita. Man arrofa nafsahu fakod arofa."

Ketika Rasulullah ditanya sahabat apa ciri-ciri kemabruran, dengan begitu sederhana Rasulullah menjawab, tapi memiliki makna yang sungguh komprehensi, yakni memberi makan kepada sesama.

Makan, kata Menag, sesungguhnya simbol saja dari kebutuhan pokok setiap manusia.

"Ketika kita bertanya apakah haji kita mabrur, seberapa besar kita peduli terhadap kebutuhan pokok sesama kita. Makan adalah simbol kebutuhan pokok. Tidak hanya semata menebar salam, tapi intinya simbol bahwa kehadiran seorang muslim adalah mampu mewujudkan mengejawantahkan menghadirkan kedamaian, keamanan sebagai kebutuhan pokok dari manusia itu sendiri. Tidak ada manusia yang tidak mendambakannya."

Pada kesempatan itu, Menag juga mengatakan, setelah rangkaian puncak haji selesai, gelombang I jemaah haji Indonesia akan mulai kembali ke Tanah Air pada 17 Agustus 2019. Dan, gelombang kedua jemaah haji akan menuju Madinah untuk berziarah ke makam Rasulullah.

"Mudah-mudahan paruh kedua setelah wukuf semua jemaah haji Indonesia bisa menunaikan dengan sebaik-baiknya, dan kembali ke Tanah Air menemui keluarga masing-masing," jelas Menag. (OL-2)

Baca Juga

 ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/aww.

Keputusan Haji Diundur 1 Juni 2020

👤MI 🕔Rabu 20 Mei 2020, 06:15 WIB
KEPUTUSAN final keberangkatan haji Indonesia akan ditetapkan pada 1 Juni 2020, atau diundur lagi karena sebelumnya akan diputuskan pada 20...
Dok. Kemenag/Rusydi

Indeks Kepuasan Jemaah Haji 2019 Tertinggi

👤Sitria Hamid 🕔Kamis 17 Oktober 2019, 19:55 WIB
Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) tahun 2019 sebesar 85,91, tertinggi sejak dilaksanakannya Survei Kepuasan Jemaah Haji...
Fikri NR kemenag

Evaluasi Haji 2019, Peningkatan Kualitas Manasik untuk 2020

👤Sitria Hamid 🕔Rabu 09 Oktober 2019, 20:29 WIB
"Kita ingin ada peningkatan. Setelah hal-hal yang bersifat fisik, maka kita harus menambah kualitas penyelenggaraan (ibadah haji) ini...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Rakyat Kalimantan Selatan Menggugat Gubernur

Sebanyak 53 warga terdampak bencana banjir dari sejumlah kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan menggugat Gubernur Sahbirin Noor.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya