Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
KENAIKAN harga plastik dalam beberapa hari terakhir mulai dikeluhkan pelaku usaha dan masyarakat. Pemerintah menilai lonjakan itu imbas gangguan pasokan global yang berkaitan dengan konflik di kawasan penghasil bahan baku.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan, salah satu komponen utama plastik, yakni nafta, masih bergantung pada impor dari Timur Tengah. Ketergantungan ini membuat rantai pasok rentan terganggu ketika situasi geopolitik memanas.
"Beberapa hari ini kan memang banyak atau keluhan masyarakat harga plastik naik. Jadi ini bagian dari dampak dari perang. Kita itu, bahan baku plastik itu salah satunya adalah nafta. Nafta itu kita impor dari Timur Tengah," ujarnya kepada pewarta, Jakarta, Rabu (1/4).
Untuk meredam dampak tersebut, pemerintah mulai mengalihkan sumber pasokan ke negara lain. Sejumlah kawasan seperti Afrika, India, dan Amerika kini dijajaki sebagai alternatif pemasok bahan baku.
"Kita sekarang mencari alternatif pengganti atau alternatif dari negara lain. Dan kita sudah melakukan misalnya Afrika, India dan Amerika," lanjutnya.
Namun, peralihan rantai pasok ini tidak bisa dilakukan secara instan. Budi mengakui proses adaptasi membutuhkan waktu, terutama dalam membangun hubungan dengan pemasok baru dan memastikan kelancaran distribusi.
"Ini butuh waktu, karena kan tiba-tiba dari Timur Tengah terus pindah ke negara lain. Jadi kita harapkan proses ini bisa berjalan dengan baik, sehingga harga bisa kembali normal," katanya.
Pemerintah juga terus berkoordinasi dengan asosiasi industri serta pelaku usaha untuk mempercepat masuknya pasokan baru. Perwakilan Indonesia di luar negeri turut ditugaskan mencari sumber alternatif yang bisa segera memenuhi kebutuhan dalam negeri.
Fenomena ini, kata Budi, tidak hanya terjadi di Indonesia. Sejumlah negara seperti Singapura, China, Korea, Taiwan, hingga Thailand juga mengalami tekanan serupa pada sektor bahan baku plastik. (E-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved