Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Incar Stabilitas Dolar AS, Investor Lirik Emirat Arab

Media Indonesia
06/3/2026 15:47
Incar Stabilitas Dolar AS, Investor Lirik Emirat Arab
Ilustrasi.(MI/HO)

KETIDAKPASTIAN ekonomi global mendorong semakin banyak individu berpendapatan tinggi (high net worth individuals/HNWI) asal Indonesia mengalihkan aset mereka ke Emirat Arab. Stabilitas, transparansi, serta prospek pertumbuhan jangka panjang menjadi alasan utama pemilihan kawasan tersebut sebagai destinasi investasi.

Dubai dan Abu Dhabi kini tampil sebagai magnet investasi dengan dukungan regulasi yang kuat, struktur pajak efisien, mata uang yang dipatok ke dolar AS, serta pasar properti yang tangguh. Kondisi ini menempatkan Emirat sebagai pusat diversifikasi kekayaan internasional. Laporan terbaru memproyeksikan lebih dari 9.800 individu kaya akan bermigrasi ke Emirat pada 2025. Ini menjadikannya tujuan utama global bagi para jutawan.

Perusahaan penasihat kekayaan dan real estat internasional yang beroperasi di Emirat dan Eropa, Sport Legacy, mencatat tren meningkatnya minat investor Indonesia terhadap peluang investasi di kawasan tersebut. "Emirat menyediakan kombinasi langka antara keamanan aset, kondisi pasar yang ramah investor, dan fundamental permintaan yang konsisten," ujar Soufyan Daafi, pendiri Sport Legacy, dalam keterangan resmi, Jumat (6/3).

Fenomena itu juga tercermin dari langkah tokoh publik seperti pesepak bola internasional Indonesia sekaligus pengusaha, Marc Klok, yang mulai mendiversifikasi portofolio ke real estat Dubai. Selain figur ternama, semakin banyak pengusaha kaya dan pemilik bisnis Indonesia yang mengikuti jejak serupa, menandai pergeseran strategi alokasi aset ke arah global.

Menurut Sport Legacy, investor Indonesia kian tertarik pada proyek hunian premium dan mixed-use, dengan dukungan skema pembayaran fleksibel, jalur investasi yang terhubung dengan golden visa 10 tahun, serta imbal hasil sewa yang kompetitif. Pertumbuhan populasi berkelanjutan turut memperkuat daya tarik sektor properti di Emirat. 

Pengalihan aset ke luar negeri ini menimbulkan pertanyaan mengenai dampaknya terhadap pasar investasi domestik. Analis menilai, tren diversifikasi ke Emirat mencerminkan kebutuhan investor akan instrumen lindung nilai berbasis dolar AS di tengah fluktuasi rupiah dan ketidakpastian pasar global. Meski demikian, pemerintah Indonesia terus berupaya menjaga daya tarik investasi dalam negeri melalui insentif fiskal, penguatan pasar modal, dan pengembangan instrumen investasi syariah.

Sport Legacy menawarkan layanan menyeluruh mulai dari pemilihan aset, uji tuntas, manajemen kekayaan, hingga strategi portofolio. Pendekatan ini memastikan modal ditempatkan secara aman sekaligus selaras dengan tujuan keuangan jangka panjang. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya