Headline

Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.

Cadangan Devisa RI Menyusut Dipicu Pembayaran Utang Pemerintah

Insi Nantika Jelita
06/3/2026 12:53
Cadangan Devisa RI Menyusut Dipicu Pembayaran Utang Pemerintah
Ilustrasi(Antara)

CADANGAN devisa Indonesia mengalami penurunan pada Februari 2026. Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2026 sebesar US$151,9 miliar atau sekitar Rp2.570,9 triliun (asumsi kurs Rp16.925). 

Angka tersebut menyusut dibandingkan posisi akhir Januari 2026 yang mencapai US$154,6 miliar atau senilai Rp2.616,6 triliun. Penurunan cadangan devisa tersebut dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah serta faktor penerimaan pajak dan jasa.

"Perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi  penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah," ujar Denny dalam keterangan resmi, Jumat (6/3).

Pemicu lainnya, lanjutnya, karena kebijakan stabilisasi nilai tukar rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

Denny menambahkan posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2026 setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai serta aliran masuk modal asing sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik. 

Bank Indonesia terus meningkatkan sinergi dengan pemerintah dalam memperkuat ketahanan eksternal guna menjaga stabilitas perekonomian untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. (E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya