Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
RYLAN Henry Pribadi, cucu konglomerat Indonesia Henry Pribadi, meninggal dunia pada 7 Januari silam. Sejumlah tokoh nasional mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya cucu pendiri Napan Group itu mulai dari Anindya Bakrie, Peter F Gontha, hingga Airlangga Hartarto.
'Turut berduka cita yang mendalam atas berpulangnya Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat saya Reza Pribadi @rezpribadi. Rylan juga cucu dari mantan tetangga kami, Pak Henry Pribadi," tulis Anindya Bakrie dalam unggahan Instagram @anindyabakrie.
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029 itu ikut turut merasakan kehilangan atas berpulangnya Rylan di usia yang masih sangat muda.
'Saya yakin Tuhan punya rencana indah di balik duka Reza dan keluarga. Semoga Reza dan keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan. Amin. Selamat Jalan Rylan. Rest in Peace.' demikian lanjut Anindya.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Rylan Henry Pribadi.
'Saya dan Ibu Yanti @yanti.airlangga menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya ananda Rylan Henry Pribadi, putra dari sahabat kami, keluarga pengusaha nasional, Bapak Reza Pribadi dan cucu Bapak Henry Pribadi," tulis Airlangga di akun Instagramnya.
Rylan dikabarkan meninggal akibat kecelakaan di Jepang. Hal itu disampaikan pengusaha yang juga Duta Besar RI untuk Polandia (2014–2018) Peter F. Gontha.
"Saya ingin menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya secara pribadi kepada Henry dan Emmy, atas kepergian cucu tercinta mereka, Rylan, dalam sebuah kecelakaan olahraga di Jepang," ungkap Peter dalam akun Facebooknya pada 9 Januari silam.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, remaja 17 tahun asal Indonesia itu tewas tragis saat bermain ski di Niseko, Jepang.
Rylan merupakan cucu Henry Setiawan Pribadi yang merupakan pendiri Napan Group. Pengusaha yang lahir pada tahun 1948 di Kudus, Jawa Tengah ini, memulai langkah besarnya dengan membangun fondasi bisnis yang kini dikenal luas.
Napan Group pada awalnya merupakan singkatan dari PT Nawa Panduta, sebelum akhirnya bertransformasi menjadi PT Napan Persada. Di bawah kepemimpinan Henry Pribadi, kelompok bisnis ini berkembang menjadi entitas konglomerasi yang mencakup berbagai sektor industri. (I-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved