Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Di tengah banyaknya perdebatan, dampak positif globalisasi ternyata jauh lebih banyak daripada yang sering dibahas. Globalisasi membuat negara-negara di dunia saling terhubung lebih erat lewat perdagangan, teknologi, budaya, dan informasi. Akibatnya, kehidupan kita jadi lebih mudah, murah, dan penuh peluang baru.
Globalisasi bukan hanya tentang perusahaan besar atau internet. Ia membawa perubahan nyata yang bisa dirasakan semua orang, mulai dari harga barang yang lebih murah hingga kesempatan belajar ke luar negeri.
Perdagangan bebas membuat barang dan jasa mengalir dengan mudah. Negara berkembang seperti Indonesia bisa menjual kopi, pakaian, dan elektronik ke seluruh dunia. Hasilnya? Lapangan kerja bertambah dan pendapatan negara naik.
Kamu bisa beli ponsel canggih atau sepatu branded dengan harga terjangkau karena diproduksi di negara yang biayanya paling rendah. Ini adalah salah satu dampak positif globalisasi yang langsung kita rasakan sehari-hari.
Teknologi dari Silicon Valley, aplikasi dari Korea, hingga mobil listrik dari China bisa dinikmati di Indonesia dalam waktu singkat. Internet membuat kita bisa belajar gratis dari universitas terbaik dunia.
Kita bisa menikmati K-Pop, sushi Jepang, pizza Italia, dan film Hollywood tanpa harus ke luar negeri. Sebaliknya, batik dan rendang Indonesia juga terkenal di dunia.
Banyak pelajar dari Indonesia mendapat beasiswa ke luar negeri. Mereka pulang membawa ilmu baru yang membantu pembangunan tanah air.
Vaksin, obat-obatan, dan teknologi medis terbaik bisa sampai ke negara berkembang dengan cepat. Harapan hidup manusia di seluruh dunia terus meningkat.
Kamu bisa kerja di perusahaan asing, jadi freelancer untuk klien luar negeri, atau membuka toko online yang menjual ke 100 negara. Globalisasi membuka pintu rezeki yang sangat lebar.
Negara-negara jadi saling bergantung secara ekonomi. Karena itu, perang besar jadi semakin kecil kemungkinannya. Organisasi seperti PBB dan ASEAN juga lahir berkat semangat globalisasi.
Masalah iklim adalah masalah bersama. Kesadaran global membuat negara-negara sepakat menandatangani Perjanjian Paris untuk menyelamatkan bumi.
Ketika kita sering bertemu orang dari negara lain (baik secara langsung atau lewat internet), kita jadi lebih menghargai perbedaan. Ini mengurangi prasangka dan rasisme.
Meskipun ada tantangan, dampak positif globalisasi jelas jauh lebih besar. Yang terpenting adalah bagaimana kita sebagai individu dan bangsa bisa memanfaatkan peluang ini sebaik-baiknya: belajar keras, berinovasi, dan tetap menjaga identitas budaya sendiri.
Dengan memahami dan menyambut baik globalisasi, kita tidak hanya bertahan, tapi justru bisa menjadi pemenang di era tanpa batas ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved