Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
Tingginya tarif tiket transportasi di Indonesia kini menjadi sorotan publik. Banyak masyarakat yang mengeluhkan tarif tersebut, merasa terbebani dengan harga yang berlaku.
Sebagai negara kepulauan, konektivitas di Indonesia sangat penting. Keterhubungan antar pulau diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia. Transportasi udara menjadi salah satu pilihan utama karena dianggap lebih cepat dan efektif dalam memindahkan orang dari satu tempat ke tempat lainnya.
"Sejauh ini kerap kali terdengar keluhan masyarakat mengenai tingginya harga tiket pesawat di Indonesia. Hal ini yang mendorong kami menyelenggarakan focus group discussion untuk memahami persoalan tingginya harga tiket transportasi Indonesia," ujar Direktur Eksekutif Habibie Institute for Public Policy and Governance (HIPPG), Widya Leksmanawati Habibie, dikutip Minggu (15/9).
Baca juga : Dirjen Imigrasi Terjun Langsung Melayani Masyarakat di Bandara Soekarno-Hatta
Hal serupa diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal INACA Budi Sutanto. Menurutnya, terminologi mahal harus dipahami dengan definisi yang sesuai dengan KBBI dan disesuaikan dengan standar yang berlaku.
"Konteks mahal terjadi ketika suatu barang dijual dengan tarif yang berada di atas tarif batas atas. Sementara struktur harga tiket sangat dipengaruhi berbagai faktor," jelasnya.
Sementara itu, Elli Setyowati, Kasubdit Pembinaan Pengusahaan dan Tarif Angkutan Udara di Kementerian Perhubungan, menyatakan bahwa harga tiket di Indonesia juga dipengaruhi oleh berbagai jenis pajak yang berbeda dari struktur harga tiket di negara-negara ASEAN lainnya.
Baca juga : Karhutla Terjadi di 6 Kabupaten/Kota di Kalsel
Seperti diketahui, Focus Group Discussion (FGD) dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Presiden Direktur Lion Air, Head of Indonesia Affairs and Policy Air Asia Indonesia, VP Aviasi Fuel Business Pertamina Patra Niaga, serta pakar transportasi udara dan lainnya.
Elli menambahkan bahwa harga tiket transportasi udara tidak hanya dipengaruhi oleh harga avtur yang juga dibebani oleh sejumlah pungutan, tetapi juga oleh faktor lainnya.
"Sejumlah komponen perpajakan seperti PPN terhadap harga Avtur dan PPN dalam pembelian tiket juga menjadi beban masyarakat pada harga tiket pesawat," tambahnya.
Faktor lain yang berkontribusi adalah Passanger Service Charge (PSC) yang dipungut oleh pengelola bandara dengan tarif yang relatif tinggi, terutama jika dibandingkan dengan pungutan yang sama oleh pengelola bandara di beberapa negara ASEAN. (Z-8)
BALAI Besar Karantina Kesehatan (BBKK) Surabaya memperketat pintu masuk bandara dan pelabuhan untuk mengantisipasi agar virus Nipah tidak masuk wilayah Jawa Timur.
Negara-negara seperti Malaysia, Thailand, dan Singapura telah lebih dulu memperketat pengawasan di pintu masuk wilayah mereka untuk mencegah masuknya virus Nipah.
Kemenkes mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.02/C/445/2026 tentang Kewaspadaan Terhadap Penyakit Virus Nipah di bandara
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan alasan rencana pembukaan layanan Transjabodetabek rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta,.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved