Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
INFLASI harga konsumen Tiongkok turun di bawah 1% pada Maret. Angka resmi yang menunjukkan inflasi turun pada Selasa (11/4) menunjukkan permintaan lemah karena ekonomi terbesar kedua di dunia itu mencoba untuk pulih dari kemerosotan yang didorong oleh pandemi.
Indeks harga konsumen (CPI) Maret--ukuran utama inflasi--berada di 0,7%. Angka ini turun dari 1% yang terlihat sebulan sebelumnya, menurut Biro Statistik Nasional (NBS) negara itu.
Beijing menargetkan tingkat inflasi rata-rata 3% untuk 2023. Artinya, angka inflasi terkini masih jauh di bawah level sekarang di banyak negara maju. Analis memperkirakan laju lebih cepat pada Maret. Ini karena aktivitas ekonomi meningkat lagi setelah pencabutan pembatasan nol covid-19 pada akhir 2022.
Baca juga: Rubel Rusia Capai Level Terendah Setahun terhadap Dolar AS
Indeks harga produsen (PPI), yang mengukur biaya barang saat meninggalkan pabrik, menyusut selama enam bulan berturut-turut. Harga turun sebesar 2,5% sehingga menunjukkan margin lebih rendah untuk bisnis.
"Pemulihan ekonomi berada di jalurnya tetapi tidak cukup kuat untuk mendorong harga," tulis Zhiwei Zhang dari Pinpoint Asset Management dalam suatu catatan. "Ini menunjukkan ekonomi masih berjalan di bawah potensinya," tambahnya sambil menunjukkan data yang membuat kemungkinan penurunan suku bunga.
Baca juga: Rekrutmen Pekerja Amerika Serikat Menurun pada Maret, Kenapa?
Harga buah segar naik 11,5% tahun ke tahun. Harga daging babi yang paling banyak dikonsumsi di negara ini melonjak 9,6%. Biaya bahan bakar untuk transportasi turun 6,4%.
Secara global, harga komoditas dan pangan meningkat, meskipun Tiongkok relatif tidak terpengaruh oleh kenaikan yang terkait dengan perang di Ukraina. "Kami pikir inflasi harga konsumen akan pulih dalam beberapa bulan mendatang karena pasar tenaga kerja kembali mengetat," kata analis dari Capital Economics dalam suatu catatan. "Namun itu akan jauh di bawah pagu pemerintah sekitar 3% dan kenaikan inflasi akan jauh lebih kecil daripada yang terlihat di tempat lain."
Tiongkok menargetkan pertumbuhan ekonomi 5% tahun ini sebagai salah satu target terendah dalam beberapa dasawarsa. Namun Perdana Menteri Li Qiang memperingatkan bulan lalu bahkan target itu sulit dicapai. (AFP/Z-2)
Harga di Pasar Penuin, Pasar Mitra Raya, dan Pasar Tos 3000 menunjukkan harga cabai rawit merah menembus Rp92.950 per kilogram.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Bank Indonesia menahan BI-Rate di 4,75% untuk stabilkan rupiah di tengah gejolak global. Rupiah Rp16.880 per dolar AS, BI nilai masih undervalued.
Ekonom LPPI Ryan Kiryanto memperkirakan Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 4,75% di tengah inflasi di atas 3% dan pelemahan rupiah ke Rp16.884 per dolar AS.
Cek harga cabai di 5 pasar utama Batam (Tos 3000 hingga Penuin) per 18 Februari 2026. Harga rawit merah tembus Rp85.000/kg jelang Ramadan.
Update harga pangan di Pasar Induk Kramat Jati per 18 Februari 2026. Harga cabai rawit merah mulai turun ke Rp80.000/kg jelang Ramadan 1447 H.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved