Senin 16 Januari 2023, 23:33 WIB

Kemenhub: Runway Bandara Halim yang Terkelupas sudah Diperbaiki

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kemenhub: Runway Bandara Halim yang Terkelupas sudah Diperbaiki

MI/Anton
Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.

 

KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) menyatakan telah selesai memperbaiki landas pacu atau runway sisi selatan Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang sebelumnya terkelupas.
 
"Terkait dengan kondisi landas pacu (runway) di Bandara Halim Perdanakusuma, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal
Perhubungan Udara pada hari ini pukul 8.05 WIB telah menerima info awal adanya pengelupasan aspal di landas pacu sisi selatan," kata Kepala Bagian Kerja Sama Internasional, Humas, dan Umum Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Mokhammad Khusnu seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (16/1).
 
Setelah menerima laporan tersebut, kata dia, Ditjen Perhubungan Udara selanjutnya berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk kontraktor untuk perbaikan landasan pacu itu.
 
"Segera setelah diterima laporan langsung dilakukan pembersihan dan koordinasi antara pihak terkait termasuk kontraktor, khususnya untuk
persiapan material dan peralatan untuk perbaikan. Pada pukul 08.45 WIB landas pacu telah kembali beroperasi kembali," ungkap Khusnu.
 
Atas kerusakan landas pacu tersebut, Ditjen Perhubungan Udara meminta agar semua stakeholder penerbangan selalu mengutamakan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan serta selalu meningkatkan pelayanan guna kenyamanan para pengguna jasa transportasi udara.


Baca juga: RI Gandeng Inggris untuk Operasional LRT Jabodebek dan Kereta Cepat

 
Sebelumnya pada Oktober 2022, saat menghadiri acara peresmian revitalisasi fasilitas di Pangkalan TNI AU (Lanud)/Bandara Halim
Perdanakusuma, Menhub Budi Karya Sumadi mengatakan Lanud dan Bandara Halim Perdanakusuma termasuk objek vital, namun sebelumnya kurang terawat dengan baik.
 
"Dari pemetaan kami, setidaknya ada tiga hal pokok yang terjadi di sini. Pertama runway-nya fragile (rentan) sekali karena mudah terkelupas karena umur, kedua ternyata tata air dari bandara ini tidak baik," kata Budi saat itu.
 
Masalah ketiga adalah ruang tunggu untuk presiden, wakil presiden maupun tamu negara yang kurang layak.
 
"Tempat di mana presiden dan VVIP yang mestinya premium, kurang dapat bisa merepresentasikan Indonesia sebagai yang besar, karenanya Presiden memerintahkan saya, pada saat itu Desember, enam bulan harus selesai sehingga kita mesti desain, cari operator, dan lainnya dengan diberi alokasi Rp600 miliar," ungkap Budi.
 
Revitalisasi landas pacu dan pekerjaan tata air dapat diselesaikan dalam waktu 4 bulan. (Ant/OL-16)
 

 

Baca Juga

MI

Mentan Pastikan Kebutuhan Beras untuk DKI Jakarta dan Nasional Aman

👤Despian Nurhidayat 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:44 WIB
Food Station sangat optimistis dengan kondisi dan ketersediaan beras saat ini. Apalagi, Sumatra Selatan tengah memasuki musim panen yang...
Ist/DPR

Komisi VII DPR Pertanyakan Pembangunan Smelter Freeport di Gresik Tak Sesuai Target

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:30 WIB
Anggota Komisi VII DPR RI, I Gusti Ngurah Kesuma Kelakan mempertanyakan melesetnya target pembangunan smelter PT Freeport Indonesia di...
Ist/Bea Cukai

Bea Cukai Kudus Gagalkan Peredaran Ratusan Ribu Rokok Ilegal Lewat Jasa Ekspedisi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 07 Februari 2023, 11:07 WIB
Bea Cukai Kudus kembali berhasil menggagalkan peredaran rokok ilegal dengan berbagai macam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya