Selasa 30 Agustus 2022, 16:05 WIB

DBS Indonesia Komit Dukung Agenda Keberlanjutan Lewat Green Savings

Mediaindonesia.com | Ekonomi
DBS Indonesia Komit Dukung Agenda Keberlanjutan Lewat Green Savings

Dok.DBS
Bank DBS Indonesia menyalurkan bibit kakao kepada Krakakoa sebagai mitra wirausaha sosial.

 

KETERTARIKAN masyarakat terhadap perusahaan yang berbasis Environment, Social, and Governance (ESG) memang semakin meningkat. Menurut survei EY Future Consumer Index pada Februari lalu, responden cenderung melakukan pembelian yang lebih berkelanjutan (sustainable), termasuk di Indonesia.

Pelanggan di Indonesia mulai memperhatikan dampak yang dihasilkan dari pembelian mereka, dengan 72% responden memperhatikan dampak lingkungan dan 68% responden memperhatikan dampak sosial. Selain itu, 52% pelanggan di Indonesia lebih memilih brand dengan visi yang sejalan dengan prinsip mereka.

Baca juga: Diplomat Success Challange 2022 Fokus pada Bisnis Berkelanjutan

Saat menyikapi tren tersebut, Bank DBS Indonesia yang telah bergabung dengan United Nation Net-Zero Banking Alliance (UNEPFI), kini berupaya menyelaraskan portofolio kredit dan investasi untuk mencapai emisi nol bersih (net zero) pada 2050. Dengan menghadirkan rekening Green Savings sejak setahun lalu, nasabah telah berkontribusi melalui penyisihan langsung sebagian bunga tabungan, dan Bank DBS Indonesia menyalurkan donasi tersebut kepada mitra wirausaha sosial terpilih.

“Dalam mewujudkan visi kami sebagai ‘Best Bank for A Better World’, dan komitmen ‘More like a sustainability partner, less like a bank’, Bank DBS Indonesia memiliki tiga pilar keberlanjutan (sustainability pillars) yakni Responsible Banking, Responsible Business Practice, dan Impact Beyond Banking. Rekening Green Savings yang telah hadir sejak tahun lalu bagi nasabah untuk mendukung keberlangsungan sosial lingkungan di Indonesia, mewujudkan dua dari tiga pilar keberlanjutan kami, yakni Responsible Banking dan Impact Beyond Banking dengan menghadirkan rangkaian solusi finansial komprehensif yang berbasis ESG, mulai dari investasi hingga tabungan, untuk mendukung wirausaha sosial di Indonesia,” tegas Consumer Banking Director, PT Bank DBS Indonesia Rudy Tandjung.

“Sebagai purpose-driven bank atau bank yang digerakkan oleh tujuan positif, Bank DBS Indonesia secara berkelanjutan menyalurkan kontribusi nasabah Green Savings melalui pada mitra wirausaha sosial terpilih. Dalam satu tahun, sebanyak hampir 3.000 nasabah telah memberikan dampak positif dan mendukung agenda keberlanjutan dengan memberikan kontribusi melalui sebagian bunga tabungan yang dirasakan para petani kakao,” tambah Head of Segmentation, Liabilities and Mortgage, PT Bank DBS Indonesia, Natalina Syabana.

Bank DBS Indonesia memiliki mitra wirausaha sosial terpilih Krakakoa yang memiliki visi memajukan perkebunan kakao. Indonesia sebagai produsen cokelat ketujuh1 terbesar di dunia kini dihadapkan pada berbagai masalah seperti kurangnya generasi baru petani kakao, usia pohon kakao yang sudah tua sehingga kualitas kakao menurun, serta minimnya pengetahuan petani kakao dan teknologi untuk menghasilkan cokelat yang berkualitas. Dengan inisiatif dan dukungan ini, diharapkan Indonesia dapat kembali menjadi tiga besar produsen cokelat di dunia.

“Krakakoa merupakan wirausaha sosial produsen cokelat yang memiliki misi ‘farmer-to-bar’ untuk memajukan pertanian kakao yang berkelanjutan dalam aspek lingkungan maupun bisnis. Krakakoa membina petani kakao dengan memberikan pendampingan dan akses akan bibit kakao unggul dan fasilitas pascapanen sehingga dapat menghasilkan panen yang berkualitas sehingga meningkatkan kesejahteraan petani kakao di Indonesia," kata Finance & Accounting Manager dari Krakakoa, Fatimah Aziss.

"Keterlibatan nasabah Bank DBS Indonesia melalui rekening Green Savings telah membantu kami mewujudkan hal itu. Kontribusi yang terkumpul disalurkan kepada 20% dari total petani kakao di bawah binaan Krakakoa yang berlokasi di Lampung dan Sulawesi Barat dalam bentuk pembinaan berkelanjutan, berupa: lebih dari 20.250 bibit unggul; fasilitas Solar Dryer Dome untuk meningkatkan penyerapan biji kakao sebanyak 38%; serta fermentation boxes dan rak pengeringan yang mempercepat proses pengeringan biji kakao dan menjaga kualitas panen sehingga harga jual bisa lebih tinggi 2-3 kali lipat di atas harga pasar."

"Kami berharap semakin banyak nasabah yang terketuk hatinya untuk berkontribusi terhadap sosial lingkungan, terutama untuk mendukung keberlangsungan petani dan pertanian kakao di Indonesia,” ujarnya. (RO/A-1)

Baca Juga

Antara/Aprillio Akbar.

IHSG Ditutup Melemah Seiring Penaikan Agresif Suku Bunga Global

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 17:12 WIB
Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (26/9) sore ditutup turun seiring penaikan suku bunga yang agresif...
Antara/Reno Esnir.

Rupiah Awal Pekan Tertekan Didominasi Faktor Eksternal

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 26 September 2022, 16:58 WIB
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Senin (26/9)...
Antara

Semester I 2022, Jasa Marga Cetak Laba Bersih Rp734,8 Miliar

👤Insi Nantika Jelita 🕔Senin 26 September 2022, 16:55 WIB
Capaian positif tersebut disokong mobilitas masyarakat dan beroperasinya ruas tol baru. Pada semester I 2022, pendapatan usaha Jasa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya