Senin 29 Agustus 2022, 23:11 WIB

Menkominfo Optimistis Dokumen Bali Optimalkan Agenda Digital G20

Adiyanto | Ekonomi
Menkominfo Optimistis Dokumen Bali Optimalkan Agenda Digital G20

Antara/Hafidz Mubarak A.
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate

 

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate  optimistis perumusan Dokumen Bali atau "The Bali Package" dalam pertemuan keempat Digital Economy Working Group (DEWG) mampu mengoptimalkan agenda digital dalam Presidensi G20.

 "Kami akan melakukan diskusi yang produktif dalam dua hari ke depan dan menyusun deklarasi yang akan memfasilitasi kemajuan agenda digital kita," kata Menteri Johnny, seperti dikutip Antara,  Senin (29/8)

Penyusunan dokumen The Bali Package, kata dia, mempertimbangkan banyak aspirasi dari negara anggota G20 sesuai kenyataan dan tantangan global. Pembahasan untuk dokumen ini dilakukan secara mendalam sejak pertemuan DEWG pertama sampai keempat.

Johnny berharap pembahasan selama diskusi DEWG bisa menghasilkan dokumen yang komprehensif sehingga bisa diterapkan secara global, dalam rangka memajukan agenda digital dunia.

"Tidak hanya menyesuaikan apa aspirasi kami tentang masa depan digital, tetapi kami mengakui kondisi nyata yang ada, guna menghadapi tantangan masa depan yang lebih kompleks."

Menteri Johnny merasa optimistis The Bali Package akan membuka peluang kerja sama antarnegara G20 dan dunia semakin besar demi keamjuan digitalisasi bersama secara berkelanjutan.

"Pada saat yang sama kita melihat dan mengetahui peluang yang ada di depan, semakin besar tapi juga semakin kompleks, jadi perlu kerja bersama," kata Johnny.

Pertemuan keempat DEWG sedang berlangsung di Bali, berupa pertemuan fisik. Acara ini dihadiri langsung oleh 18 delegasi negara anggota G20, yaitu Australia, Brasil, Kanada, Tiongkok, Uni Eropa, Prancis, Jerman, India, Italia, Jepang, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Korea Selatan, Tukiye, Britania Raya, dan Amerika Serikat.

Delegasi Argentina hadir secara virtual dalam sidang kali ini. Selain negara anggota G20, terdapat juga perwakilan negara undangan yang hadir, yaitu Spanyol, Belanda, Singapura, Rwanda, Kamboja, dan Persatuan Arab Emirat (UAE).

Sedangkan organisasi internasional yang menghadiri DEWG di Bali adalah International Telecommunication Union (ITU), United Nations Economic and Social Commissions for Asia and the Pacific (UN- ESCAP), United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD), Organization for Economic Co-operation and Development (OECD), dan Islamic Development Bank (ISDB). (M-4)

Adapun perwakilan akademis cakupan nasional (national knowledge partner) juga ada dalam pertemuan ini, yaitu Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada.(M-4)

 

 

Baca Juga

aNTARA

Implementasi UU PDP Perlu Dukungan Literasi Digital

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 11:14 WIB
Pengesahan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) merupakan langkah awal yang baik untuk memastikan perlindungan data pribadi di...
Dok.Samanea

Samanea Group Gandeng WOOK Garap Pasar E-Commerce

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 11:00 WIB
Samanea Group menjalin kerja sama strategis dengan WOOK (Wook Global Technology) perusahaan e-commerce terbesar asal Tiongkok di Asia...
DOK Pribadi.

Wamenaker Dorong Penempatan PMI ke Saudi di Sektor Formal

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 09:36 WIB
Penempatan PMI pada sektor formal akan menghapus anggapan bahwa pekerja Indonesia hanya andal pada sektor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya