Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mendorong pemerintah pusat untuk memberikan subsidi ke angkutan umum saat harga bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite dan solar naik.
"Subsidi atau insentif pada angkutan umum ini penting. Kalau pun tarif angkutan umum tinggi pasca kenaikan harga BBM, tidak terlalu tinggi," ujarnya dalam keterangan yang diterima wartawan, Senin (29/8).
Dalam data Kementerian Perhubungan jumlah penumpang angkutan umum pada mudik 2022 sebanyak 13,04 juta orang, 2,9 juta di antaranya merupakan jumlah penumpang angkutan transportasi jalan.
Tulus berpendapat, tingginya harga kenaikan angkutan umum karena BBM naik, akan berdampak penurunan jumlah penumpang.
"Sebab dikhawatirkan banyak konsumen yang berpindah ke sepeda motor," ucap Tulus.
Ia menambahkan, kenaikan harga BBM harus diikuti dengan upaya mereformasi pengalokasian subsidi BBM. Pasalnya, 60% masyarakat mampu atau masuk dalam golongan kaya ini mengonsumsi hampir 80% dari total konsumsi BBM subsidi.
Lalu, dari kajian Bank Dunia disebutkan 70% subsidi BBM tidak tepat sasaran, karena dinikmati kelompok menengah ke atas.
"Penerima subsidi BBM harus benar benar pada masyarakat yang berhak, by name by address. Penyaluran yang tidak tepat sasaran ini tidak boleh dibiarkan terus," tegasnya.
Tulus menyebut kenaikan harga BBM bak buah simalakama. Jika tidak naik, APBN makin berdarah karena terus membengkak hingga Rp500 triliun lebih.
Menteri Keuangan Sri Mulyani pun memperkirakan butuh tambahan anggaran subsidi dan kompensasi energi mencapai Rp198 Triliun pada tahun ini jika pemerintah tidak ingin menaikan harga BBM.
"Namun, jika harga bensin ini naik, ada efek domino yang sangat besar dan berpotensi memukul daya beli masyarakat konsumen," pungkas Tulus. (OL-13)
Menurut Niti, tanpa adanya insentif, khususnya untuk mobil listrik, harga kendaraan listrik akan melonjak dan berisiko menurunkan daya beli konsumen.
Nihil keluhan berarti dari masyarakat tidak terlepas dari konsistensi Pertamina dalam menjaga pasokan energi, terutama BBM, selama arus mobilitas meningkat di masa libur.
Pentingnya uji tera alat ukur BBM di SPBU sebagai bagian dari upaya menjaga kepercayaan konsumen
Mentan Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk melindungi rakyat dan petani serta memastikan stabilisasi harga pangan.
YAYASAN Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) rumah sakit (RS) yang diduga melakukan penolakan pasien pada kasus Irene Sokoy di Papua memberikan penjelasan.
Sekjen YLKI, Rio Priambodo, mendesak pembentukan tim investigasi independen untuk mengusut dugaan pencampuran air dalam BBM Pertalite
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved