Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGUSAHA sekaligus motivator ternama, Tung Desem Waringin mengatakan, Investasi di sektor properti merupakan salah satu pilihan terbaik yang bisa dipertimbangkan oleh investor. Apalagi, menurutnya, 50% dari aset yang menghasilkan berada di investasi properti.
“Dalam memilih investasi properti, ada lima hal penting yang harus ditanamkan investor. Kelima itu adalah right management, precise timing, the right location, smart financing, dan right developer. Dan salah satu proyek yang mencakup semua itu bisa dilihat dari Serenity Central,” ujar Tung dalam seminar bertajuk ”5 Secrets You Need to Know Before You Die” (5 Hal Yang Harus Anda Ketahui Sebelum Anda Meninggal) di Hotel Radisson Batam, Kepulauan Riau.
Tung Desem yang juga pemilik grup usaha TDW Group menjelaskan, selain lokasi dari proyek properti, investor juga perlu memperhatikan rekam jejak pengembang dalam membangun properti. Di sisi lain, hal investor juga perlu melakukan antisipasi pasar terhadap investasi yang dilakukannya.
Geliat investasi properti pun dirasakan Tung Desem di Batam, Kepri. Hal itu membuat perusahannya, TDW Property menjalin kerja sama dengan Central Group mengembangkan Serenity Central, yang merupakan hunian dengan konsep villa daan resort betahuk Escape to Nature.
Serenity Central berada di lokasi perbukitan Sekupang dengan pemandangan kota, perbukitan, dan bahkan pemandangan langsung ke arah Singapura.
Dilengkapi 20 fasilitas kelas internasional termasuk infinity pool sepanjang 184 meter yang lebih panjang dari Marina Bay Sands Singapore,
Baca juga : Perhatikan Faktor Ini Agar Dapat Untung Saat Berinvestasi di Properti
“Serenity Central merupakan investasi villa dengan keuntungan 56,4 persen. Hal ini dihitung dari harga villa yang umumnya di atas Rp1 miliar, namun Serenity Central menghadirkan hunian villa dengan harga mulai dari Rp580 juta saja dan dengan Return on Investment (ROI) 12 persen dalam 2 tahun,” imbuh Tung.
Dengan memiliki villa di Serenity Central, suasana menyatu dengan alam akan dapat langsung dirasakan. Dikarenakan lokasinya sendiri berada di bukit dengan pemandangan alam asri.
"Keuntungan lainnya yaitu penghuni bisa menyewakan villa-nya sendiri melalui platform sewa daring, dimana Serenity Central telah menyediakan professional villa management untuk membantu menyewakan serta mendapat keuntungan dari hasil sewa tersebut," kata Tung Desem.
Apalagi saat ini Central Group telah bekerjasama dengan The Ascott Limited (Ascott) yang merupakan salah satu pemilik operator penginapan internasional terkemuka dengan properti di Asia Pasifik, Asia Tengah, Eropa, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Serikat.
"Tentunya hal ini akan turut menaikkan nilai investasi villa dan resort yang ada di Serenity Central," pungkasnya. (RO/OL-7)
Kombinasi lokasi strategis, reputasi pengembang dan dukungan insentif pemerintah menciptakan proposisi nilai yang kompetitif bagi calon pembeli.
MegaProperty Expo, Megabuild Indonesia, dan Keramika Indonesia 2026 ditargetkan menjaring sekitar 50 ribu pengunjung.
Dengan populasi besar, pertumbuhan hunian baru yang berkelanjutan, daya beli yang relatif stabil, Surabaya menjadi salah satu motor utama pertumbuhan sektor properti nasional.
Tahun 2025 menjadi periode penuh tantangan, namun sekaligus fase konsolidasi bagi para pelaku industri properti.
Kebijakan pemerintah memperpanjang insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) hingga 100% melalui PMK Nomor 90 Tahun 2025 dipandang sebagai stimulus positif.
INPP memasang target pertumbuhan pendapatan moderat pada 2026 di kisaran 5% hingga 10% pada 2026.
Berlokasi strategis di kawasan Meisterstadt, Pollux Mall Batam Centre, The HardDeck tampil dengan konsep aviation-themed bar & bistro yang modern dan berkelas.
TANA Group juga menghadirkan sejumlah program promosi bagi konsumen, di antaranya program Window Cuan dengan total hadiah hingga Rp1 miliar.
PERAIRAN Pantai Dangas, Kelurahan Tanjung Pinggir, Kecamatan Sekupang, Kota Batam, tercemar limbah hitam setelah sebuah kapal jenis Landing Craft Tank (LCT).
KANTOR Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Batam menyatakan bahwa penanganan dan upaya antisipasi terhadap potensi masuknya virus Nipah dilakukan seperti saat pandemi Covid-19.
Motif di balik aksi kekerasan tersebut dipicu oleh sengketa pengelolaan parkir.
Kolaborasi klinis lintas negara antara PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (Mayapada Healthcare, IDX: SRAJ) dan Apollo Hospitals dari India kini memasuki fase lanjutan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved