Jumat 03 Juni 2022, 17:06 WIB

Asosiasi UMKM Ungkap Penyebab Belanja Pemda Masih Rendah

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Asosiasi UMKM Ungkap Penyebab Belanja Pemda Masih Rendah

Antara
Ilustrasi pekerja menyelesaikan pembuatan meja berbahan kayu.

 

KEMENTERIAN Dalam Negeri (Kemendagri) menyoroti perihal rendahnya belanja barang dan jasa pemerintah daerah (pemda) terhadap produk UMKM.

Menurut Ketua Umum Assosiasi UMKM Indonesia Hermawati Setyorinny, ada beberapa hal yang menyebabkan masih rendahnya belanja pemda untuk produk UMKM. Seperti, aturan dan prosedur belanja barang dan jasa yang tidak mudah.

Alhasil, pemda takut salah saat melakukan pembelian barang dan jasa, meskipun produk UMKM tersedia. "Harusnya penerapan aturan belanja ini bukan hanya berupa imbauan," ujar Hermawati, Jumat (3/6).

Baca juga: Mendagri: Produk Lokal di APBD Minimal 40%

"Semestinya bisa lebih diinstruksikan dengan disertai sanksi, jika tidak dilakukan. Diberikan reward apabila pemda menjalankan," imbuhnya. 

Kendala dalam merealisasikan belanja barang dan jasa pemda, lanjut dia, juga berasal dari segi kualitas, kuantitas, hingga keberlanjutan produk UMKM.

"Bisa juga produk UMKM sesuai kriteria yang dibutuhkan sebenarnya tersedia, tetapi terkendala syarat yang ditetapkan. Lalu, aturan dan legalitas yang belum terpenuhi sehingga terkendala," jelasnya.

Baca juga: Kejagung tak Soalkan Nihilnya Saksi dari Prancis di Korupsi Garuda

Untuk mengatasi persoalan itu, pemda harus memberikan pendidikan dan pelatihan bagi UMKM, yang produknya memang dibutuhkan pemerintahan.

"Dengan begitu, membuka peluang untuk UMKM dan belanja pemda benar-benar terserap kepada produk UMKM di daerah. Nantinya, berdampak pada perputaran uang di daerah yang juga meningkat," sambung Hermawati.

Dihubungi terpisah, Kepala LKPP Abdullah Azwar Anas mengatakan telah melakukan pemangkasan proses bisnis atau penyederhanaan birokrasi di sistem e-katalog. Tujuannya, mempermudah belanja barang dan jasa pemerintah, baik pusat maupun daerah, untuk produk UMKM.(OL-11)
 

Baca Juga

Dok Gojek

Ikuti Kemenhub, Gojek Tunda Kenaikan Tarif Ojol

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 23:54 WIB
Kenaikan antara lain, biaya jasa batas bawah sebesar Rp2.600/km, biaya jasa batas atas sebesar...
Antara

Menteri ESDM Minta PT Vale Tingkatkan Produksi Nikel

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 22:33 WIB
PT Vale Indonesia memiliki satu fasilitas pengolahan dan pemurnian nikel di Sorowako dengan kapasitas 70.000 ton nikel...
Dok PLN

PLN Kebut Penataan Infrastruktur Kelistrikan G20 di Bali

👤Insi Nantika Jelita 🕔Minggu 14 Agustus 2022, 21:55 WIB
Saat ini progres tersebut mencapai 88,6 untuk pengamanan kelistrikan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya