Senin 24 Januari 2022, 11:19 WIB

Halim Perdanakusuma Direvitalisasi, Penerbangan Dialihkan ke Lima Bandara

Cahya Mulyana | Ekonomi
Halim Perdanakusuma Direvitalisasi, Penerbangan Dialihkan ke Lima Bandara

ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja
Ilustrasi

 

PT Angkasa Pura (AP) II selaku pengelola Bandara Halim Perdanakusuma pada Sabtu (22/1) mulai menjalankan skenario perpindahan operasional penerbangan ke lima bandara penerima (recipient). Bandara Halim Perdanakusuma ditutup sementara mulai 26 Januari 2022 dalam rangka revitalisasi.

Lima bandara penerima itu adalah Bandara Soekarno-Hatta (Tangerang), Bandara Husein Sastranegara (Bandung), Bandara Kertajati (Majalengka), Bandara Pondok Cabe (Jakarta) dan Bandara Budiarto (Tangerang).

Presdir AP II Muhammad Awaluddin mengatakan skenario perpindahan operasional penerbangan dirumuskan oleh tim Operation Readiness and Airport Transfer (ORAT) yang dibentuk AP II. “Tim ORAT bersama stakeholder antara lain Kemenhub, Kantor Otoritas Bandara Wilayah I, AirNav Indonesia, maskapai dan ground handling telah menyusun skenario perpindahan sejak sekitar dua bulan lalu” katanya dalam keterangannya di Jakarta, Senin (24/1).

Awaluddin mengatakan terdapat total 21 operator penerbangan terdiri dari dua maskapai niaga berjadwal, 17 maskapai niaga tidak berjadwal dan dua maskapai kargo, dengan total jumlah armada 67 unit pesawat, ditambah juga 12 unit pesawat militer yang akan berpindah operasional.

Sementara itu Direktur Operasi dan Servis AP II Muhamad Wasid menjelaskan maskapai niaga tidak berjadwal dari Bandara Halim Perdanakusuma dipindah ke Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Pondok Cabe dan Bandara Budiarto.

Pesawat maskapai niaga tidak berjadwal yang pindah operasional ke Bandara Soekarno-Hatta. Pelaksanaan perpindahan operator ground handling direncanakan pada 22 hingga 24 Januari 2022. “Fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan di bandara penerima dipastikan dapat menangani perpindahan armada, memperhitungkan fasilitas-fasilitas seperti runway, apron, dan taxiway,” jelas Muhamad Wasid.

Selanjutnya pelaksanaan perpindahan operasional penerbangan militer 3 Skadron Udara (Skadud) direncanakan 24 - 25 Januari 2022. Skadud 17 pindah ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Skadud 2 dan Skadud 31 ke Bandara Husein Sastranegara.

Pelaksanaan perpindahan maskapai niaga berjadwal (Citilink & Batik Air) pada 25 Januari 2022 direncanakan masih dilakukan dari Bandara Halim, sementara untuk kedatangan sejumlah tujuan ke Bandara Halim akan dialihkan ke Bandara Soekarno-Hatta.

Bandara Kertajati (Majalengka) dipersiapkan mendukung perpindahan penempatan pesawat kargo, penempatan pesawat RON (Remain Over Night), penerbangan charter, serta kegiatan Touch and Go Military.

"AP II akan memastikan skenario perpindahan operasional dapat berjalan lancar. Maskapai diminta turut menginformasikan penumpang mengenai perpindahan operasional dari Bandara Halim ke bandara penerima," tutupnya. (OL-12)

Baca Juga

Antara

Schneider Electric dan Ericsson Tertarik Kembangkan 5G di RI

👤Insi Nantika Jelita 🕔Kamis 26 Mei 2022, 20:00 WIB
Johnny menyebut, valuasi ekonomi digital Indonesia hingga 2030 diperkirakan mencapai US$315...
Antara/Rivan Awal Lingga

Konsolidasi Perbankan Syariah BUMN Bisa Berdampak Seperti Ini

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 26 Mei 2022, 19:59 WIB
Bisa terjadi peralihan fokus pembiayaan umat, yang mayoritas merupakan UMKM menjadi kepada hanya memberi pembiayaan kepada korporasi...
Ist

BPJAMSOSTEK Beri Penghargaan kepada Sejumlah Perusahaan

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 26 Mei 2022, 15:56 WIB
Penghargaan tersebut diberikan kepada perusahaan yang telah berkontribusi besar terhadap coverage BPJS Ketenagakerjaan melalui perlindungan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya