Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyampaikan seluruh program yang dirancang Kementerian Pertanian berpusat pada penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM). Walhasil, sektor pertanian mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah pandemi covid-19.
Ia pun mendorong setiap insan pertanian terus berkarya dan berusaha membangun pertanian Indonesia, meningkatkan produksi, memperkuat rantai nilai, dan mendongkrak ekspor produk pertanian Indonesia. "Itu semua demi kesejahteraan para petani kita," kata Syahrul saat memberikan arahan di acara Apresiasi Sumberdaya Manusia Pertanian di Bogor, Jawa Barat, Rabu (22/12/2021).
Syahrul berharap agar berbagai kegiatan pertanian mampu menjadi penyedia berbagai kebutuhan yang umumnya dapat dikelompokkan sebagai 4F. Yaitu pangan (food), pakan (feed), bahan bakar (fuel), serta serat dan bahan baku industri lain (fibre). Kesemuanya itu harus memperhatikan kelestarian lingkungan (environment).
"Tantangan ini akan terus muncul dan menuntut penerapan berbagai inovasi yang dapat meningkatkan output untuk mengimbangi kebutuhan food, feed, fuel, dan fibre, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan," tegasnya.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian (BPPPSDMP Kementan) Dedi Nurysamsi menambahkan, keberhasilkan kinerja sektor pertanian ditentukan dari seberapa besar realisasi program-program berbasis penguatan SDM yang profesional, mandiri, berdaya saing, dan berjiwa wirausaha.
"Kekuatan utama pertanian Indonesia berada di pundak petani dan penyuluh. Maka program penguatan SDM pertanian Indonesia melalui pendidikan pelatihan dan penyuluhan menjadi kunci utama dalam mewujudkan sumber daya manusia pertanian yang profesional, mandiri dan berdaya saing," urainya.
Sepanjang 2021, BPPSDMP telah melaksanakan berbagai program penguatan SDM pertanian. Sebut saja penguatan 4.744 peran dan fungsi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Komando Strategi Pembangunan Pertanian atau Kostratani. Selain itu, penyediaan 103 unit sarana IT, peningkatan fasilitasi pembelajaran 687 BPP, insentif bagi 43.464 penyuluh, hingga percontohan penerapan teknologi pertanian sekolah lapang terhadap 1.320 kelompok tani di 132 kabupaten.
"BPPSDMP juga menggelar ToT dan ToF pelatihan BPP Kostratani sebanyak 298, Bimtek BPP Kostratani 2.284 orang, pembangunan atau rehab BPP Kostratani, perlengkapan kerja 37.825 penyuluh, serta mengangkat 11.744 THL-TBPP menjadi PPPK. Visi besarnya tentu mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern sebagaimana arahan Presiden Jokowi dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo," terang Dedi.
Ia menambahkan, BPPSDMP selama 2021 meraih sejumlah prestasi dan penghargaan. Di antaranya penghargaan unit kerja eselon satu dengan komitmen pimpinan terbaik, peringkat dua keterbukaan informasi publik lingkup Kementan, peringkat satu dua dan tiga lomba perpustakaan lingkup Kementan, ISO 9001-2015 Sistem Manajemen Mutu. (RO/A-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved