Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Tenangkan si Berisik dengan Alunan Musik Klasik

MI/Tesa Oktiana Surbakti
16/6/2015 00:00
Tenangkan si Berisik dengan Alunan Musik Klasik
(MI/SENO)
SUASANA berisik ialah gangguan yang menyebalkan bagi banyak orang. Namun, mereka yang terusik akan kegaduhan tak perlu berkecil hati. Tengok saja cara jitu yang dilakukan restoran cepat saji dengan slogan I'm Lovin It, McDonald's.

Semua bermula dari banyaknya pengaduan masyarakat akan kegaduhan di sekitar McDonald's di kawasan Glasgow's Argyle Street, Skotlandia. Restoran itu memang berada di pusat keramaian kota. Anehnya, kegaduhan malah terjadi di luar restoran, sedangkan situasi di dalam terbilang tenang.

"Pembuat kegaduhan hanya berdiri di depan restoran. Jumlahnya malah lebih banyak daripada yang ada di dalam restoran," tutur seorang pelanggan seperti dikutip Mirror.co.uk, Kamis (11/6).

Situasi itu, lanjutnya, sempat terjadi sekian lama, lebih dari satu tahun. Bahkan Kepolisian Skotlandia telah memanggil kepala cabang restoran McDonald's sampai 200 kali dalam waktu 14 bulan lantaran kegaduhan yang terjadi terus berulang.

Akhirnya pemilik restoran memutar otak. Ide brilian pun muncul. Dia meyakini alunan musik klasik seperti karya Beethoven, Sebastian Bach, dan Handel bisa menjadi solusi. Benar saja, setelah alunan musik klasik dikumandangkan di luar restoran, lambat laun keributan bisa diredam.

Biasanya saat gerombolan pembuat kegaduhan itu berkumpul di luar restoran saat malam hingga dini hari, pengelola restoran sengaja menyetel alunan musik klasik tersebut. "Belakangan ini, setidaknya setahun terakhir, suasana restoran mulai kondusif," celetuk seorang pelanggan.

Kabar keberhasilan musik klasik meredam suara berisik itu turut diamini pihak kepolisian setempat. Sebelumnya, Kepala Kepolisian Sektor Gasglow Mark Sutherland berkisah untuk mengatasi ingar-bingar di sekitar restoran tersebut, pihaknya sampai menurunkan petugas patroli berkala. Bahkan dua polisi berkuda ditempatkan khusus di sana. Tidak hanya itu, dewan kota telah memerintahkan pemillik restoran mempekerjakan empat petugas keamanan tambahan untuk berjaga akhir pekan.

"Kawasan Jamaica Street, Argyle Street, and Union Street memang sungguh padat dan ramai sekali. Kami harus patroli ekstra agar situasi tetap terkendali," cetus Mark.

Kendati musik klasik telah mampu memecahkan persoalan itu, kata dia, pihak restoran tetap meminta polisi berpatroli seperti biasa untuk mengantisipasi aksi yang menyulut kegaduhan atau kriminalitas.

Kesuksesan musik klasik dalam meredam kegaduhan kemudian diadopsi cabang-cabang McDonald's lain. Misalnya di McDonald's cabang Stockport di Manchester, Inggris. "Musik klasik yang biasanya cocok diputar di kala senja menyapa terbukti ampuh menciptakan ketenangan," kata pengelola restoran tersebut.  Tesa Oktiana Surbakti(E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya