Rabu 30 Juni 2021, 19:56 WIB

Kemendes PDTT Dukung Indonesia Spice Up Lewat BUMDes

mediaindonesia.com | Ekonomi
Kemendes PDTT Dukung Indonesia Spice Up Lewat BUMDes

DOK KEMENDES PDTT
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar.

 

Menteri Desa, PDT, dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengikuti Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Program Indonesia Spice Up The World yang dipimpin Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan secara virtual, Jakarta, Rabu (30/6/2021). Gus Menteri memaparkan potensi industri gastronomi, seperti pala, cengkeh, kunyit, kencur, sereh wangi yang telah dikembangkan oleh BUMDes, untuk mendukung Program Indonesia Spice Up The World. 


MENTERI Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar menghadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Indonesia Spice Up The World secara virtual, Rabu (30/6/2021).

Dalam rapat yang dipimpin Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan itu, Halim Iskandar menjelaskan soal pemetaan potensi dan BUMDes yang mendukung Program Indonesia Spice Up The World.

Halim Iskandar mengatakan jika Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) bakal berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian terkait dengan potensi Industri Gastronomi. 

Baca Juga: Gus Menteri Hadiri Regional Meeting Kawasan Teluk Tomini, Gorontalo

Sedang untuk BUMDes, kata Halim Iskandar, masih terus dilakukan identifikasi Potensi. "Ada potensi Jahe dan Jahe Merah, ada 13 BUMDes yang teridentifikasi dan terus dilakukan pendampingan," kata Halim Iskandar.

Gus Halim, sapaan akrabnya, melanjutkan soal potensi yang dikelola BUMDes yaitu bawang merah dan kemiri ada di 11 BUMDes. Potensi pala dan cengkeh ada di tujuh BUMDes.

Juga terkait potensi lada, gula merah dan gula semut di enam BUMDes serta potensi kunyit, kencur, cabai, dan sereh wangi di 11 BUMDes.

"Ini yang sekarang kita identifikasi, konsolidasi, dan terus lakukan pendataan bersamaan dengan proses pemetaan dan pendataan BUMDes menuju Berbadan Hukum," kata Gus Halim.

Baca Juga: Gus Menteri Apresiasi Kilau Digital Permata Flobamora

Imbas dari lahirnya UU Cipta Kerja membuat BUMDes bisa berbadan hukum dan memperluas cakupan kinerja BUMDes nantinya. "Kami berharap, layaknya BUMDes yang telah sukses ekspor kopra dan vanila, nanti dukungan berbagai pihak, bakal lahir BUMDes yang juga lakukan ekspor," tandas Gus Halim.

Indonesia Spice Up The World adalah sebuah gerakan nasional yang sedang diusung pemerintah untuk tujuan meningkatkan nilai ekonomi di pariwisata, perdagangan dan investasi melalui industri gastronomi. 

Gerakan nasional yang saat ini dikoordinasikan oleh Kementerian Kordinasi Maritim dan Investasi sudah digodok sejak Bulan Juni 2020 dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan dari unsur pentahelix (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Asosiasi, Pemerintah, dan Media). 

Rencananya akan diluncurkan di Dubai World Expo Oktober mendatang. (RO/OL-10)
 

Baca Juga

MI/Susanto

Ekonom: Jabatan Pimpinan BI tidak Boleh Diisi Politisi, Risikonya Besar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 30 September 2022, 23:26 WIB
Pasalnya, Bank Indonesia memiliki peran yang amat strategis bagi perekonomian nasional. Kesalahan dalam pengelolaan Bank Sentral akan...
Antara

Pemerintah Kembali Cairkan BSU BBM pada Pekan Depan

👤Ficky Ramadhan 🕔Jumat 30 September 2022, 22:19 WIB
Sejauh ini, BSU BBM sudah disalurkan kepada 7 juta pekerja. Pemerintah memperkirakan total jumlah penerima BSU BBM sekitar 14,6 juta...
MI/BAYU ANGGORO

Importir Kedelai Amerika akan Disertifikasi

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 30 September 2022, 22:05 WIB
Kebijakan ini menjadi penting bagi para konsumen kedelai Amerika Serikat di seluruh dunia termasuk di Indonesia  yang telah lama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya