Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DI tengah kondisi pandemi covid-19, sektor hulu minyak dan gas (migas) memberikan kontribusi ke negara sebesar US$5,5 miliar atau setara Rp 78,2 triliun per (31/5). Penerimaan ini dilaporkan setara 76,2% dari target penerimaan yang ditetapkan dalam APBN 2021 sebesar US$7,28 miliar.
Untuk menjaga penerimaan negara tetap maksimal, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) meminta agar Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) segera meningkatkan investasi dengan memanfaatkan harga minyak yang naik seperti saat ini.
“Kita bersyukur karena harga minyak saat ini semakin meningkat, saat ini sekitar US$73 per barel, dan Indonesia Crude Price (ICP) sekitar US$68 per barel. Kami berharap harga yang tinggi ini bisa mendorong KKKS meningkatkan kegiatan investasinya," ujar Sekretaris SKK Migas Taslim Yunus dalam keterangannya, Rabu (16/6).
Taslim berharap, peningkatan kegiatan minimal akan tercermin dalam pembahasan-pembahasan Work, Program and Budget (WP&B) yang akan segera dilakukan SKK Migas dengan KKKS pada Juli hingga September 2021.
Baca juga : Garuda Tutup Rute Penerbangan Melbourne dan Perth
“Kami akan segera mengirimkan surat edaran kepada KKKS agar mereka segera meningkatkan investasi di 2022. Syukur kalau kegiatan bisa ditingkatkan mulai tahun ini,” ucapnya.
Di satu sisi, SKK Migas juga meminta insentif hulu migas disetujui pemerintah. Taslim mengutarakan, permohonan ini dibutuhkan kendati harga minyak meningkat dan insentif dibutuhkan guna meningkat iklim investasi migas yang lebih kompetitif.
Per Mei 2021, lifting minyak sebesar 662.6 ribu barel per hari (bopd) atau 94% dari target APBN, sedang lifting gas sebesar 5,379 MMSCFD atau 95,4% dari target APBN. Sehingga, SKK Migas menegaskan membutuhkan tambahan investasi yang cukup besar untuk mendorong investasi meningkat dan membuat lifting minimal sama dengan tahun 2021. Per Mei 2021, capaian realisasi investasi migas pun mencapai US$3,93 miliar atau sekitar 31,7% dari target.
“Dengan membaiknya harga minyak, kami berharap situasi membaik karena dari sisi potensi, Indonesia masih menjanjikan. Sebagai bukti, kami menyaksikan temuan menggembirakan di pemboran sumur Maha di Perairan Makasar, juga adanya temuan tambahan cadangan di Lapangan Banyu Urip," pungkas Taslim. (OL-2)
PT Pertamina Gas (Pertagas) mencatatkan kinerja operasional yang solid sepanjang 2025.
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Salah satu pendorong utama optimisme SAKA adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah.
Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengandalkan skema konsorsium asuransi untuk melindungi aset-aset migas nasional yang bernilai besar.
Kementerian ESDM tawarkan 10 area potensi blok migas baru hasil studi Badan Geologi & LEMIGAS. Simak daftar wilayah, skema bagi hasil 50%, dan jadwal lelangnya.
Kebijakan pelaksanaan proyek offshore saat ini belum sepenuhnya mendorong penguatan industri nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved