Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH akan mengurangi subsidi listrik pada 2022 menjadi Rp39,5 triliun. Angka tersebut lebih rendah dari anggaran subsidi listrik yang diusulkan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2022 senilai Rp61,83 triliun.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif mengatakan penghematan senilai Rp22,33 triliun dapat dicapai. Apabila dilakukan pemilahan data golongan pelanggan rumah tangga daya 450 VA, yang tidak berhak menerima subsidi.
Pelanggan listrik rumah tangga yang tidak berhak menerima subsidi ialah mereka yang tidak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Adapun DTKS digunakan sebagai dasar pemberian subsidi listrik. Data ini berisi 40% kelompok masyarakat dengan status sosial ekonomi terendah.
Baca juga: Pencabutan Subsidi Listrik Menghemat Belanja Negara Rp22,2 Triliun
Berdasarkan catatan Kementerian ESDM, 58,2% dari usulan anggaran subsidi listrik 2022 senilai Rp61,83 triliun akan diserap untuk pelanggan golongan daya 450 VA. Namun, penyaluran subsidi tersebut dinilai tidak tepat sasaran. Sebab, dari 24,49 juta pelanggan 450 VA, sekitar 15,19 juta di antaranya tidak masuk dalam DTKS.
"Pemerintah tetap mengacu pada data Kementerian Sosial untuk memverifikasi data DTKS. Kami juga menargetkan subsidi listrik bisa tepat sasaran. Sehingga, penghematan subsidi semakin membesar. Ini disebabkan faktor eksternal, seperti ICP dan harga batu bara," ujar Arifin dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Rabu (2/6).
Pemilahan pelanggan rumah tangga daya 450 VA yang masuk dalam DTKS, lanjut dia, masih dalam pemutakhiran verifikasi data dengan target penyelesaian Juni 2021. Dengan munculnya dampak pandemi covid-19, ada kemungkinan status data pelanggan berubah.
Baca juga: DPR Minta Proyeksi Produksi dan Lifting Migas Lebih Realistis
"Data pelanggan 450 VA yang terdata non-DTKS ada 15,19 juta. Ini harus kami verifikasi update dengan Kementerian Sosial, masih valid atau tidak," imbuh Arifin.
Selain itu, pihaknya juga memaparkan rencana pengurangan kuota bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium di wilayah Jawa, Madura dan Bali (Jamali), karena alasan lingkungan. Sebagai gantinya, pemerintah akan ditingkatkan kuota Pertalite.
"Sementara untuk di luar Jamali masih tetap dilakukan supply BBM Premium," pungkas Arifin.
Pengurangan kuota subsidi BBM Premium disebabkan masalah emisi kendaraan, yang seharusnya dikurangi di daerah Jamali. Sedangkan, BBM jenis Pertalite dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan Premium.(OL-11)

Seluruh infrastruktur mulai dari Terminal BBM hingga SPBU di jalur kritikal telah disiagakan 24 jam. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang diprediksi meningkat
Wilayah penyangga seperti Maros bahkan mencatatkan stok di atas 10.200 liter per SPBU, yang berfungsi sebagai buffer supply jika terjadi lonjakan konsumsi mendadak di Makassar.
Harga gas alam di Eropa juga melonjak 6,6% menjadi hampir 55 euro (sekitar $63) per MWh.
Wakil presiden tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, dengan mengatakan bahwa ia tidak ingin mendahului Presiden Donald Trump
Tindakan panic buying atau pembelian berlebihan BBM justru berisiko memicu kondisi kelangkaan semu di lapangan.
PERTAMINA mengimbau masyarakat untuk bijak menggunakan energi dan sesuai dengan kebutuhan seraya memastikan ketersediaan pasokan BBM selama Idulfitri
Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan kulit secara menyeluruh terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Program Save The Valley Journey menghadirkan rangkaian aktivitas edukatif seperti Ice Breaking Dance, Water Filter Making, dan Seed Bomb Making.
Menurut dia, monorail dipilih karena tidak menimbulkan emisi dan minim gangguan terhadap habitat hewan.
Kepemimpinan transformasional kepala sekolah, budaya hijau sekolah, dan motivasi intrinsik siswa memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku ramah lingkungan.
Produk UltraDex menghasilkan pembakaran lebih efisien sehingga menghasilkan performa mesin yang stabil.
Selain melakukan edukasi langsung di sekolah, sebelumnya para relawan juga telah melakukan kampanye melalui media sosial untuk melakukan mindful consumption.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved