Sabtu 08 Mei 2021, 05:45 WIB

Menikmati Bersepeda saat Berpuasa dengan Polygon Kalosi Miles

Ghani Nurcahyadi | Ekonomi
Menikmati Bersepeda saat Berpuasa dengan Polygon Kalosi Miles

Dok. Pribadi
Polygon Kalosi Miles

 

PRODUSEN sepeda asal Sidoarjo, Jawa Timur, Polygon kembali melengkapi jajaran sepeda listrik-nya (e-bike) dengan meluncurkan Polygon Kalosi Miles. Sepeda bergenre hybrid itu dikhususkan bagi pehobi sepeda lintas alam yang melewati sejumlah medan bersepeda.

Masih mengusung sistem pedelec atau pedal assist dalam sistem kelistrikannya, Polygon Kalosi Miles dibekali motor Brushless DC Motor berdaya 36 volt dan 250 watt produksi Bafang sebagai pendukung bersepeda yang secara otomatis langsung memberikan "dorongan" saat pedal dikayuh.

Media Indonesia berkesempatan mencoba Polygon Kalosi Miles beberapa waktu, terutama di momen awal bulan Ramadan. Saat pertama dikayuh, motor Bafang yang memang dikenal mampu memberikan asisst besar ke sepeda, membuat satu kayuhan pedal bisa membuat Polygon Kalosi Miles melaju lebih dari satu putaran roda. 

Tenaga asisst pun terasa semakin besar ketika sepeda mulai dikayuh secara konstan yang membuat sepeda berbobot lebih dari 20 kg itu terasa ringan dan semakin cepat melaju. Ada 5 mode Asisst yang ditunjukkan dengan indikator angka pada layar penunjuk di area handlebar sebelah kiri. Semakin tinggi mode assist yang digunakan, semakin besar dorongan (asisst( yang dihasilkan baterai tersebut dan sepeda pun makin melaju cepat.

Tenaga asisst yang dihasilkan Polygon Kalosi Miles mampu bertahan hingga kecepatan 32 km/jam. Dengan mode asisst yang bisa disesuaikan, mengayuh sepeda tanpa bekeringat terlalu banyak pun bisa dilakukan dengan Polygon Kalosi Miles. 

Hal itu Media Indonesia rasakan sangat membantu saat bersepeda di pagi hari ketika berpuasa di bulan Ramadan. Polygon Kalosi Miles membuat momen bersepeda pun tetap dapat terjaga meski sedang berpuasa.

Dengan konsep sepeda hybird yang menggunakan ban ukuran besar (700c/28 inci) dan tapak ban yang knobby, Polygon kalosi Miles pun terasa mudah untuk diajak bersepeda ke jalur offroad atau jalur yang didominasi bebatuan. Traksi terhadap medan jalan tetap didapatkan, sehingga dorongan motor elektrik pun terasa maksimal di segala medan. 

Terlebih fork atau garpu sepeda yang dilengkapi suspensi 63 mm pun ikut membantu menyerap getaran dari permukaan jalan yang tidak rata sehingga kenyamanan saat bersepeda pun ikut terjaga. 

Baca juga : Dari Foo Fighters sampai Radiohead Sumbang Desain Sepeda Brompton

Dalam website resmi Polygon, Brand Marketing Coomunication Polygon Bikes Indonesia Yunike Maris menyebutkan, Polygon Kalosi Miles dirancang untuk digunakan di medan yang bervairasi, cocok untuk bersepeda di medan aspal  dan semi offroad, seperti medan tanah, paving, dan batu-batuan kecil.

Baterai dengan daya besar di Polygon Kalosi Miles juga mampu mendukung bersepeda jarak jauh. Media Indonesia tercatat mampu menempuh jarak hingga sekitar 60 km dengan indikator baterai hanya berkurang 2 bar saat menggunakan mode asisst di angka 2.

Selain baterai, 8 percepatan (gir) di Polygon Kalosi Miles juga membantu penggunaan baterai secara efisien saat melewati jalan menanjak atau ketika harus berhadapan dengan angin (headwind) di jalan datar. Di situs resmi Polygon disebutkan, saat baterai terisi penuh, dorongan motor elektrik di Polygon Kalosi Miles mampu bertahan hingga 95 km.

Untuk urusan pengisian daya, baterai Polygon Kalosi Miles bisa diisi hingga penuh ketika di-charge selama 6-8 jam, bergantung tingkat daya baterai tersisa. Baterai Kalosi Miles juga sudah tesertifikasi ISO dan mengadaptasi Smart Battery Management System yang terjamin dari sisi keamanan.

Sistem elektronik Kalosi Miles juga sudah tahan air (water resistant) sehingga tidak perlu khawatir jika kehujanan di tengah aktivitas bersepeda atau ketika harus melewati genangan air.

Polygon Kalosi Miles dilepas ke pasaran dengan harga Rp17 juta dan bisa didapatkan di diler resmi Polygon. 

"Kami optimistis Kalosi Miles akan menambah angin segar bagi pecinta sepeda di tanah air, dan konsistensi ini nantinya akan membuat tren e-bike sebagai gaya hidup modern akan segara terwujud," kata Yunike di situs resmi Polygon. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/Romy Pujianto

BTN Solusi Lambungkan Penambahan Dana Murah BTN

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 16 Juni 2021, 08:05 WIB
Program BTN Solusi merupakan program bundling payroll dan...
Dok. BRI Agro

Didukung Telkom, BRI Agro Garap Kelompok Tani Melalui iGrow

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:30 WIB
Kolaborasi ini juga mendapatkan dukungan dari Telkom, perusahaan telekomunikasi milik BUMN...
Antara/Septianda Perdana

HIPMI Dorong Masyarakat Tangkap Peluang Di Tengah Krisis

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 16 Juni 2021, 07:15 WIB
Penerapan digital marketing pun diharapkan bisa diterapkan untuk mendongkrak usaha...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Orang Rimba masih Berjuang untuk Diakui

MATA Mariau tampak berkaca-kaca kala menceritakan perihnya derita kehidupan anggota kelompoknya yang biasa disebut orang rimba.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya