Rabu 21 April 2021, 21:05 WIB

Pelatihan Sipetruk untuk Tenaga Konstruksi Dimulai Mei 

M Iqbal Al Machmudi | Ekonomi
Pelatihan Sipetruk untuk Tenaga Konstruksi Dimulai Mei 

MI/M Iqbal Al Machmudi
Kualitas pembangunan rumah bersubsidi saat ini dipantau dengan sistem Sipetruk.

 

UNTUK mendukung persiapan pelaksanaan aplikasi SiPetruk (Sistem Pemantauan Konstruksi), Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Ditjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR akan menyelenggarakan pelatihan bagi manajemen konstruksi (MK) untuk pertama kali pada 18-22 Mei 2021 mendatang.

Direktur Layanan PPDPP Christ Robert Panusunan Marbun menyampaikan pelatihan akan terbagi menjadi tiga batch dengan kuota mencapai 3.000 peserta, sehingga masing-masing batch akan disertakan 1.000 peserta.

"Peserta yang mengikuti pelatihan tersebut tidak dipungut biaya, hanya membutuhkan modal kuota internet untuk mengikuti pelatihan secara daring," kata Robert dalam keterangannya, Rabu (21/4).

Lebih lanjut, Robert menyampaikan pelatihan dilakukan sepenuhnya secara daring melalui aplikasi Zoom, dengan pembagian zona wilayah sesuai dengan ketersediaan Balai Jasa Konstruksi Wilayah milik Bina Konstruksi Kementerian PUPR.

Wilayah tersebut ialah Wilayah I Banda Aceh terdiri dari Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Riau, dan Kepulauan Riau; Wilayah II Palembang terdiri dari Jambi, Sumatera Selatan, Kepulauan Bangka Belitung , Bengkulu, dan Lampung; Wilayah III Jakarta terdiri dari DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Kemudian, Wilayah IV Surabaya terdiri dari DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur; Wilayah V Banjarmasin terdiri dari Pulau Kalimantan; Wilayah VI Makassar terdiri dari Pulau Sulawesi; dan Wilayah VII Jayapura terdiri dari Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat.

"Meskipun pelatihan dilakukan secara daring, materi yang diterima layaknya pelatihan reguler dengan masa waktu bimbingan teknis selama 4 hari," ujar Robert.

Adapun bimbingan teknis tersebut dilaksanakan dengan metode pemaparan materi, tanya jawab, dan lesson learned. Tiap harinya peserta akan menerima pelajaran (materi) yang wajib diikuti sebanyak 6 jam, sehingga para peserta selama 4 hari tersebut secara total menerima 24 jam pelajaran.

Selanjutya pada hari kelima, peserta akan menempuh tahap assessment (penilaian) untuk sertifikasi yang diuji dari assesor yang berkompeten di bidangnya. Peserta yang lulus pada tahap assessment akan menerima Sertifikat Keterampilan (SKT) yang dikeluarkan oleh Bina Konstruksi yang selanjutnya sebagai syarat dapat mengakses Aplikasi SiPetruk.

"Sertifikat itu bersifat personal. Jadi peserta yang lulus tidak terikat pada asosiasi yang mendaftarkan, dapat memeriksa rumah lain juga," imbuh Robert.

Sedangkan bagi peserta yang tidak lulus dalam tahap penilaian, maka dapat mengikuti kembali rangkaian pelatihan dengan catatan PPDPP tetap memprioritaskan pada peserta yang telah didaftarkan terlebih dahulu.

Hingga saat ini PPDPP mencatat sekitar 2.800 peserta telah terdaftar, masih terdapat kuota sebanyak 200 peserta yang dapat disusulkan untuk mencapai kuota sebanyak 3.000.

"Masih ada 200 peserta lagi dapat disusulkan, dengan catatan peserta yang disusulkan tersebut merupakan usulan dari asosiasi pengembang, bukan personal. Usulan nama-nama peserta tambahan tersebut kami tunggu hingga Jumat (23/4) mendatang," ujar Robert.

PPDPP juga mengimbau kepada para asosiasi pengembang untuk dapat segera melengkapi kekurangan data dan validasi para peserta yang diusulkan, seperti identitas diri, ijazah, hingga kontak yang dapat dihubungi. (X-12)

Baca Juga

Ist

Bank Mandiri Terbitkan Bank Garansi Permudah Proyek Pemerintah

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 07 Mei 2021, 07:00 WIB
Bank Mandiri memiliki kanal digital bagi nasabah untuk mengakses transaksi perdagangan dan Bank Garansi dengan cepat dan mudah yakni...
Dok. Pribadi

Pengembang Properti Dukung Program Work From Bali

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 01:43 WIB
Tren digital nomad dinilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno, sangat mungkin diterapkan di...
Dok. FedEx Express

International Trade Challenge Kembangkan Jiwa Wirausaha Pelajar

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Jumat 07 Mei 2021, 00:49 WIB
Kompetisi itu bertujuan membangkitkan semangat kewirausahaan dan kemampuan berbisnis anak muda...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kualitas Kompetisi Harus Ditingkatkan

Regulasi yang dibuat operator dan regulator harus bisa meningkatkan standar liga dan klub

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya