Selasa 20 April 2021, 23:51 WIB

Efek Korona, Arus Peti Kemas IPC Turun 9,64%

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Efek Korona, Arus Peti Kemas IPC Turun 9,64%

Antara
Ilustrasi

 

HASIL kinerja PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) atau IPC mencatat operasional audited arus peti kemas selama 2020 tembus angka 6,92 juta TEUs (twenty foot equivalent unit). Angka itu dilaporkan mengalami penurunan di tengah pandemi covid-19. 

Sekretariat IPC Ari Santoso mengungkapkan, arus peti kemas pada tahun lalu turun 9,64% dibandingkan 2019 yang mencapai 7,66 juta TEUs. Untuk arus nonpeti kemas terealisasi sebesar 50,13 juta ton, lebih rendah 16,5% dibandingkan 2019 yang mencapai 60,04 juta ton. 

“Meskipun industri kepelabuhanan merupakan salah satu industri yang cukup resilient dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini, IPC tetap harus berjuang keras untuk meraih peluang bisnis," kata Ari dikutip dari laman BUMN, Selasa (20/4).

Sementara itu, IPC juga melaporkan bahwa arus kunjungan kapal mengalami penyusutan sebesar 14,69% dibandingkan 2019, yaitu dari 209,12 juta GT (gross tonnage) menjadi 178,41 juta GT.  

Ari menambahkan, untuk capaian keuangan audited IPC membukukan penurunan pendapatan usaha sebesar 6,18% dari Rp11,1 triliun pada 2019 menjadi Rp10,4 triliun di tahun 2020.

Kemudian, laba bersih perseroan sebesar Rp1,15 triliun pada 2020 atau turun sebanyak 53,79% dari tahun 2019 yakni Rp2,5 triliun. Sedangkan EBITDA turun dari Rp3,4 triliun menjadi Rp3,1 triliun atau 10,37%

IPC, lanjut Ari, juga berupaya berkolaborasi dengan perusahaan pelayaran dunia dengan memberikan pelayanan rute pelayaran langsung atau direct call ke sejumlah negara antara lain Australia, Tiongkok, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan dan Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.  

Selama masa pandemi, IPC mengaku membangun beberapa proyek strategis IPC seperti Proyek Terminal Kijing, Proyek New Priok Container Terminal 2 (NPCT2).

"Lalu, proyek Jalan Tol Cibitung Cilincing (JTCC), dan Proyek Menara Maritim tetap berjalan baik dengan terus memperhatikan protokol kesehatan yang berlaku,” tandas Ari.  (OL-8)

 

Baca Juga

Antara

Belanja Lebaran Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 13 Mei 2021, 17:15 WIB
Mengacu data pemerintah, perputaran uang THR Idulfitri diperkirakan mencapai Rp150 triliun. Dibandingkan PDB 2020, dana putaran THR...
Ist

Kang Emil dan Keluarga Rayakan Lebaran di Rumah Dinas

👤Astri Novaria 🕔Kamis 13 Mei 2021, 14:56 WIB
Kang Emil mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat bersilahturahmi pada momen...
Dok. Pribadi

Arsjad Rasjid: Semoga Lebaran Membawa Babak Baru yang Lebih Baik

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 13 Mei 2021, 14:55 WIB
Arsjad Rasjid yang juga calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026 ini, juga mengajak masyarakat untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya