Senin 12 April 2021, 08:11 WIB

Kementan Bantu Peternak Terdampak Banjir di Bima NTB

mediaindonesia.com | Ekonomi
 

KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) RI, melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk peternak terdampak banjir bandang di Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Bantuan tersebut berupa sembako sebanyak 26.000 butir telur serta obat-obatan ternak.

Bantuan itu diserahkan langsung oleh Sekretaris Ditjen PKH, drh. Makmun, M. Sc., di Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Sabtu (10/4). Turut hadir, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi NTB, drh. Khairul Akbar, M. Si, Kadisnakeswan Kabupaten Bima, Ir. Rendra Farid beserta jajaran.

Makmun mengatakan, masyarakat yang terdampak banjir di Bima Nusa Tenggara Barat (NTB) kebanyakan berprofesi sebagai peternak. Maka, sebagai bentuk kepedulian atas musibah yang dialami, pihaknya ikut turun tangan membantu meringankan beban para korban.

Baca Juga: Kementan Akan Terus Tingkatkan Kinerja Unit Pelaksana Teknis

"Bantuan ini kami fokuskan untuk para peternak. Selain berupa sembako, kami juga memberi obat-obatan dan langsung melakukan pengobatan ternak secara mada pada daerah yang terdampak banjir," kata Makmun.

Ia menambahkan, bantuan stimulan bagi peternak oleh Ditjen PKH Kementan ini, selain menyasar kelompok ternak pada beberapa desa di Kecamatan Monta, NTB, disalurkan juga untuk peternak terdampak banjir di Kecamatan Woha, Bolo, dan Madapangga.

Pada empat wilayah ini tercatat 5.173 ternak warga terdampak banjir bandang yang terjadi pada Jumat 2 April lalu. Di antaranya 93 ekor sapi, 4 ekor kerbau, 76 ekor kambing dan 5.000 ekor ayam broiler. Data tersebut meliputi ternak yang mati bangkai, hilang dan dipotong paksa oleh warga.

Baca Juga: Pengembangan Itik di Kawasan Food Estate Berjalan Positif

Ia menyampaikan, bantuan sembako, ribuan butir telur serta obat-obatan berupa vitamin, antibiotik, obat cacing dan anti rasa sakit ini ditargetkan mampu menangani lebih kurang 7.000 ekor ternak warga di empat kecamatan terdampak. Harapannya, juga bisa membangkitkan semangat para peternak untuk terus mengembangkan potensi peternakan di daerah.

"Musibah ini kan ujian kita bersama. Dengan cara ini mudah-mudahan kita bisa menyatu untuk bangkit dari keterpurukan," imbuh Makmun.

Selain menyerahkan bantuan penanggulangan dampak bencana alam. Pria kelahiran Lambu Kabupaten Bima itu, juga menyempatkan diri untuk melakukan penyuntikan antibiotik pada ternak warga yang sakit dan trauma diterjang banjir.

Terkait mereka yang menggunakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) dalam pengembangan ternaknya, Makmun memastikan akan mengupayakan restrukturisasi pinjaman atau pengunduran waktu pelunasan dari lembaga perbankan untuk kegiatan usaha penggemukan sapi.

"Nanti saya coba komunikasi dengan pihak perbankan di pusat. Mungkin ada keringanan waktu. Saya yakin mereka juga memahami itu, karena kondisi ini bukan keinginan peternak," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan juga menerima bantuan telur ayam sebanyak 2 ton dari PT. Charoen Pokphand Indonesia (CPI) yang langsung disalurkan ke masyarakat terdampak. Bantuan lain berupa sembako dari PT. CPI juga akan segera didistribusikan secara bertahap. (RO/OL-10)

Baca Juga

Antara

Belanja Lebaran Bantu Pemulihan Ekonomi Nasional

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Kamis 13 Mei 2021, 17:15 WIB
Mengacu data pemerintah, perputaran uang THR Idulfitri diperkirakan mencapai Rp150 triliun. Dibandingkan PDB 2020, dana putaran THR...
Ist

Kang Emil dan Keluarga Rayakan Lebaran di Rumah Dinas

👤Astri Novaria 🕔Kamis 13 Mei 2021, 14:56 WIB
Kang Emil mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat saat bersilahturahmi pada momen...
Dok. Pribadi

Arsjad Rasjid: Semoga Lebaran Membawa Babak Baru yang Lebih Baik

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 13 Mei 2021, 14:55 WIB
Arsjad Rasjid yang juga calon ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2021-2026 ini, juga mengajak masyarakat untuk...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Toleransi tak Pernah Putus di Adonara

Bencana membuat masyarakat Adonara semakin rukun. Ramadan lebih mempersatukan mereka.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya